4 Aturan atau Cara Menggunakan Car Seat Bayi

Car seat bayi adalah tempat duduk khusus untuk bayi atau balita yang berfungsi meningkatkan keamanan dan kenyamanan saat berkendaraan. Car seat bermanfaat untuk meminimalisir cedera bila terjadi kecelakaan.

Karena fungsinya sangat penting memilih car seat harus benar-benar teliti. Selain itu Anda harus mengetahui bagaimana cara menggunakan car seat yang benar dan aman. Salah menggunakan car seat bisa membahayakan dan membuat anak cedera. Berikut adalah aturan/ cara menggunakan car seat dan kesalahan yang harus Anda hindari.

Aturan Pertama: Sesuaikan dengan Berat dan Tinggi Badan Bayi

Poin utama memilih car seat adalah disesuaikan dengan berat dan tinggi badan bayi, bukan karena model atau warnanya. Car seat bisa digunakan oleh anak yang berat badannya 13 – 16 kilogram. Jika beratnya melebihi standar maka harus menggunakan pengaman jenis lain. Misalnya jika anak Anda berusia dua tahun atau melebihi syarat berat dan tinggi, sebaiknya anak di dudukkan di kursi kombinasi menghadap kedepan menggunakan pelindung tali hamess. Umumnya kursi kombinasi memilki batas berat mulai dari 29 sampai 36 kilogram.

Untuk anak yang usianya 8 tahun atau yang memiliki tinggi 1,45m sudah bisa beralih ke booster seat belt positioning atau kursi tambahan berupa busa. Penggunaan sabuk pengaman booster umumnya sabuk regular.

Aturan Kedua: Pastikan Posisinya Sudah Benar

Posisi menggunakan car seat bayi yang aman adalah di jok bagian belakang posisi di tengah dengan posisi menghadap ke belakang (rear facing). Tidak disarankan menempatkan di bangku depan, walaupun mobil Anda dilengkapi airbag yang aktif. Karena airbag dapat melukai anak jika terjadi tabrakan.

Baca Juga:Daftar Penting Peralatan Bayi yang Baru Saja Lahir

Aturan Ketiga: Pastikan Sabuk Pengaman Terpasang dengan Benar

Fungsi sabuk pengaman adalah untuk mengantisipasi bayi mengalami cedera dan menahan posisi duduk agar tetap aman walaupun terjadi goncangan. Sabuk pengaman yang aman untuk bayi adalah sabuk yang ditempatkan di pinggul bukan perut, leher atau bahu.

Kencangkan sabuk sesuai dengan ukuran tubuh bayi lalu tambahkan satu ruas jari Anda. Sabuk pengaman yang terlalu ketat bisa membuat anak sulit bernapas dan bergerak, sedangkan yang terlalu longgar fungsi pengamannya akan hilang. Pastikan sabuk pengaman terpasang dengan benar atau sudah berbunyi klik.

Biasanya anak akan menolak menggunakan sabuk pengaman saat duduk. Untuk itu Anda harus membuat nyaman car seat dan membiasakan anak nyaman dan tenang.

Aturan Keempat: Jangan Gunakan Car Seat yang Fungsinya Mulai Menurun

Jika pernah mengalami kecelakaan atau tabrakan sebaiknya ganti car seat dengan yang baru. Walaupun dari luar tidak ada masalah bisa jadi bagian dalamnya mengalami kerusakan atau tidak berfungsi dengan baik.

Anda tentu ingin membeli car seat bayi yang paling aman, Anda tidak perlu khawatir karena saat ini sudah banyak produsen terkenal car seat yang sudah teruji keamanan dan kenyamanannya. Anda bisa membeli asesoris tambahan, seperti: anti rebound yang disimpan di kaki car seat, fungsinya untuk membatasi gerakan jika terjadi kecelakaan.

Be the first to comment on "4 Aturan atau Cara Menggunakan Car Seat Bayi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*