4 Ciri Biskuit Bayi Berbahaya yang Harus Diwaspadai

4 Ciri Biskuit Bayi Berbahaya yang Harus Diwaspadai

Umumnya ketika sudah memasuki usia 6 bulan maka bayi sudah mulai bisa diberikan oleh asupan nutrisi lain selain ASI atau susu formula, karena bagaimanapun seiring dengan pertambahan usia hal ini menyebabkan mereka membutuhkan asupan nutrisi lebih untuk mencukupi kebutuhan energinya setiap hari. Begitu juga dengan beberapa organ yang ada dalam tubuhnya sudah mulai berperan aktif dan mampu untuk mencerna lebih banyak zat nutrisi lainnya. beberapa diantara orang tua memulainya dengan memberikan bubur dan juga biskuit bayi. Kedua jenis makanan yang aman dikonsumsi oleh balita.

4 Ciri Biskuit Bayi Berbahaya yang Harus Diwaspadai

Produk yang satu ini bahkan bisa dengan mudah ditemukan di pasaran dengan harga yang cukup terjangkau, lebih praktis jika dibandingkan dengan membuatnya sendiri. Anda cukup membeli yang sudah jadi untuk kemudian diberikan sebagai asupan nutrisi tambahan kepada si kecil. Namun juga satu pertimbangan penting yang harus diperhatikan adalah nilai gizi dan juga keamanan produk tersebut, karena faktanya memang tidak semua biskuit bayi yang dijual di pasaran aman bagi mereka.

Berikut ini diantara beberapa jenis yang patut diwaspadai, yaitu:

  1. Biskuit dengan rasa yang terlalu manis, rasa manis, bahkan yang berlebih mengindikasikan kandungan gula atau bahan pemanis tambahan yang tinggi, hal ini tentunya sangat berbahaya karena gula tambahan sangat rentan menyebabkan peningkatan berat badan, bahkan memicu resiko obesitas kepada si kecil.
  2. Biskuit dengan rasa gurih, selain rasa manis, maka hindari juga biskuit atau MP ASI dengan rasa yang gurih, mengapa demikian? Karena bahan yang dicampurkan dalam produk tersebut pastinya mengandung penyedap atau yang dikenal juga sebagai MSG, bahan yang satu ini tak hanya berbahaya bagi bayi, melainkan juga orang dewasa jika diberikan terus menerus, karena bisa memicu beberapa masalah kesehatan.
  3. Biskuit dengan warna mencolok, misalnya warna-warna seperti merah, kuning, hijau, meskipun terlihat menarik, namun bisa dikategorikan berbahaya untuk tubuh, karena kebanyakan diantaranya mengandung bahan pewarna tambahan yang berbahaya. Konsumsi dalam jangka panjang bisa merusak organ-organ tubuh bayi yang masih dalam tahap perkembangan.
  4. Biskuit dengan tekstur yang keras, ingat bahwa bayi belum memiliki gigi yang lengkap seperti halnya orang dewasa, sehingga pasti akan kesulitan bagi mereka untuk menghancurkan makanan tersebut sebelum nantinya masuk untuk dicerna oleh tubuh. Tekstur yang keras hanya akan beresiko membuat mereka tersedak ketika tengah mengkonsumsinya.

Baca juga Agar Sehat, Berilah Biskuit Bayi yang Memiliki Kriteria Seperti Ini!

Setidaknya itulah 4 jenis biskuit bayi berbahaya yang sebaiknya tidak Anda berikan kepada buah hati, hanya beli produk khusus yang sudah dilabeli aman untuk bayi, biasanya sudah diformulasikan dengan bahan-bahan khusus yang aman dan juga bernutrisi lengkap untuk mereka. Jika sempat akan lebih aman membuatnya sendiri.

Be the first to comment on "4 Ciri Biskuit Bayi Berbahaya yang Harus Diwaspadai"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*