5 Manfaat ASI untuk Ibu Menyusui

Bayi yang baru lahir wajib diberikan asupan ASI dari ibunya. Siapapun yang menjadi ibu, pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Namun kenyataannya tidak sedikit ibu yang kesulitan menyusui bayinya dari tubuhnya sendiri. Banyak para ibu yang menemukan masalah dalam kesehatannya sehingga tidak bisa memproduksi ASI secara optimal. Oleh karena itu berbagai cara memperbanyak ASI pun dilakukan para ibu demi kebutuhan sang bayi yang baru lahir.  Salah satu caranya adalah dengan rajin mengonsumi makanan bergizi yang dapat menjadi pelancar ASI sehingga bayi pun bisa mendapatkan manfaat ASI dari asupan yang sesuai untuk dirinya.

ASI atau Air Susu Ibu menjadi satu-satunya makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir karena cocok dengan sistem pencernaan bayi yang belum sempurna. ASI dapat memenuhi kebutuhan bayi secara optimal sampai bayi berumur enam bulan.  ASI dapat memberikan nutrisi yang baik untuk bayi karena mengandung makrofag, limfosit, dan antibodi.

Kandungan tersebut sangat bermanfaat untuk mencegah bayi terkena penyakit tertentu. Dengan mengonsumsi ASI, daya tahan tubuh si bayi dapat terjaga. Tentunya, ASI memiliki banyak sekali manfaat untuk sang bayi. Tetapi, adakah manfaat ASI untuk ibu yang menyusuinya? Jawabannya, tentu ada. Yuk, simak lima manfaat ASI untuk ibu menyusui berikut ini.

  1. Melepaskan Ketegangan Payudara

Salah satu manfaat ASI untuk ibu adalah melepaskan ketegangan payudara. Ibu yang menyusui bayinya dengan ASI ternyata mendapatkan relaksasi dari menyusui. Ketegangan pada payudara sang ibu akan berkurang. Sehingga manfaat tidak hanya didapatkan oleh sang bayi tetapi juga sang ibu.

 

  1. Menurunkan Risiko Kanker

Ternyata, ibu yang menyusui dapat menurunkan risiko kanker pada tubuhnya. Dibandingkan ibu yang tidak memberikan ASI pada sang bayi, ibu menyusui memiliki risiko lebih rendah untuk terkena penyakit berbahaya ini. Risiko ibu terkena kanker payudara dan kanker ovarium ini akan menurun pada proses menyusui. Dalam proses menyusui, daya tahan tubuh terhadap kemunculan sel kanker akan terjaga. Hal itu berkat infeksi kecil (mastitis) yang memiliki peran menguatkan daya tahan tubuh dan memberikan antibody sehingga sang ibu bisa terhindar dari kanker ovarium.

  1. Mempercepat Kepulihan Pascapersalinan

Pada saat menyusui, tubuh akan memproduksi hormon oksitosin yang membantu produksi air susu. Selain itu, hormon tersebut juga berguna untuk mengembalikan ukuran rahim kembali ke ukuran normal sehingga kepulihan ibu yang menyusui akan lebih cepat dibandingkan dengan ibu yang tidak menyusui. Peredaran darah pasca persalinan juga akan berkurang dalam proses ibu menyusui ini.

  1. Membakar Lemak Tubuh Setelah Persalinan

Bagi para ibu yang khawatir akan berat badan saat kehamilan, manfaat yang satu ini tentu menggembirakan. Kebanyakan para ibu yang menyusui akan tetap langsing meskipun makan banyak. Memproduksi ASI dapat membantu sang ibu membakar kalori di tubuhnya. Aktivitas menyusui dapat disamakan dengan berolahraga karena dapat membakar kalori di tubuh.

 

  1. Kontrasepsi Alami

Manfaat selanjutnya berhubungan dengan kehamilan sang ibu selanjutnya. Pasca melahirkan dan dalam periode menyusui, menstruasi sang ibu tertunda. Menyusui memicu tubuh sang ibu melepaskan hormon prolaktin. Hormon ini mencegah sel telur untuk ovulasi sehingga periode menstruasi sang ibu dapat tertunda untuk sementara. Ibu yang memberikan ASI selama enam bulan akan membantu menjarangkan kehamilannya secara alami.

 

Nah, itu adalah manfaat penting ASI untuk sang ibu. Tidak hanya untuk bayi, manfaat ASI juga berperan penting untuk kesehatan ibu. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Referensi:

https://review.bukalapak.com/mom/biar-akurat-ini-9-cara-efektif-menggunakan-alat-tes-kehamilan-18643

Be the first to comment on "5 Manfaat ASI untuk Ibu Menyusui"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*