Ada Bercak Merah pada Kulit Tidak Gatal? Ketahui Gejala Ruam Sarkodosis

 

Anda menemukan bercak merah atau ruam pada kulit Anda namun tidak gatal? Berhati-hatilah terhadap penyakit sarkodosis. Salah satu penyebab sarkodosis adalah munculnya ruam pada kulit. Ruam adalah perubahan kulit yang terjadi pada manusia. Munculnya ruam dapat disertai dengan bentol, gatal, mengelupas, ataupun iritasi. Ruam dapat berupa bercak merah pada kulit. Salah satu ruam yang sering muncul adalah ruam pada bayi. Bayi berisiko menderita ruam popok akibat iritasi pemakaian popok. Jika bayi anda mengalami ruam popok, anda bisa menggunakan salep ruam popok untuk bayi ini. Ruam dapat muncul karena berbagai hal dan bentuk. Biasanya ruam muncul untuk menandakan suatu penyakit. Salah satu penyakit yang ditandai dengna gejala ruam adalah sarkodosis.

Sarkodosis adalah penyakit yang ditandai munculnya kumpulan sel-sel inflamasi atau granuloma yang tersebar di tubuh di bagian yang berbeda. Sarkodosis ini dapat muncul   pada manusia hingga bertahun-tahun.  Sarkodosis dapat menyerang bagian tubuh di antaranya seperti mata, kulit, kelenjar getah bening, dan paru-paru. Penyakit ini juga dapat menyebabkan kerusakan pada organ yang terserang penyakit sarkodosis. Penyakit sarkodosis ini umumnya ditemukan pada orang dewasa di usia 30 sampai dengan 50 tahun. Penyakit sarkodosis ini sangat jarang ditemukan pada anak-anak.

Sarkodosis dapat ditandai dengan berbagai hal. Gejala sarkodosis meliputi demam, sesak napas, dan batuk. Ruam pada kulit juga menjadi salah satu gejala penyakit sarkodosis. Gejala penyakit sarkodosis sebetulnya ada banyak seperti luka di kulit, sakit kepala, lelah, mulut kering, rambut rontok, pendarahan hidung, pembesaran limpa, pembesaran hati, dan lain sebagainya.

Pada kulit, sarkodosis muncul dengan tanda gejala ruam berwarna kemerahan dan benjolan merah keunguan. Ruam ini umumnya muncul di area pergelangan atau tulang kering. Ruam ini umumnya tidak terasa gatal di area kulit. Ruam kulit akibat sarkodosis membutuhkan waktu yang cukup lama untuk hilang atau sembuh. Penyebab sarkodosis ini sebetulnya belum dipastikan. Namun terdapat beberapa penyebab yang bisa memungkinkan timbulnya risiku penyakit sarkodosis. Apa sebenarnya penyebab munculnya ruam dalam penyakit sarkodosis? Simak di informasi berikut ini.

  • Faktor Lingkungan

Equity Trustees | Animals & Environment Grants

Lingkungan yang tidak bersih dapat menjadi penyebab munculnya berbagai penyakit. Beberapa penelitian menyebutkan emisi pembakaran kayu dapat menyebabkan munculnya paparan iritan. Lingkungan yang terdapat banyak debu juga dapat menyebabkan munculnya risiko penyakit sarkodosis.

  • Faktor Genetik

Informatics for Genetic Sequencing | RENCI

Akumulasi granuloma dapat memperburuk penyakit sarkodosis. Granuloma adalah merupakan kumpulan benjolan dan sel epitel yang dikelilingi oleh limfosit. Sarkodosis dapat muncul akubat faktor genetik atau muncul dari orang tua yang memiliki penyakit yang sama. Sarkodosis dapat terjadi pada tubuh anda karena faktor turunan.

  • Hipersensitivitas

New research into the damage of chronic stress and how our ...

Bercak merah pada kulit tidak gatal yang menimbulkan sarkodosis dapat terjadi karena hipersensivitas. Hipersensivitas merupakan reaksi yang berlebihan dan tidak diinginkan. Reaksi ini bisa saja merusak tubuh, membuat tubuh tidak nyaman, serta dapat berakibat fatal. Kondisi hipersensifitas menunjukkan sistem kekebalan tubuh keliru dan bereaksi berlebihan.

Itulah beberapa penyebab munculnya penyakit sarkodosis. Penyakit sarkodosis dapat diobati dengan bergantung pada bagian organ mana yang terserang penyakit ini serta keparahan penyakit ini. Anda dapat mengobati dengan obat prednison yang disarankan dengan dosis prednison 20 sampai dengan 40 mg per hari.  Jagalah kesehatan dan kekebalan tubuh anda agar dapat terhindar dari penyakit ini.

Be the first to comment on "Ada Bercak Merah pada Kulit Tidak Gatal? Ketahui Gejala Ruam Sarkodosis"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*