Apa yang Menjadi Penyebab Perkembangan Bayi Abnormal Atau Lambat?

Memiliki buah hati yang masih dalam usia bayi tentu per harinya menawarkan pengalaman yang berbeda seiring dengan perkembangan bayi Anda. Bayi sejak usia 0 sampai 5 tahun akan mengalami masa perkembangan yang sangat pesat. Pada masa lima tahun pertamanya disebut sebagai masa tumbuh kembang emas semua anak sehingga perlu peran orangtua untuk memaksimalkannya. Sayangnya sebagai orangtua, kadang Kita merasa khawatir buah hati mengalami perkembangan yang lambat.

Pentingnya Monitoring Perkembangan Si Kecil

Orangtua perlu memberikan perhatian yang besar pada si kecil untuk mengetahui masa perkembangannya. Sehingga bisa menemukan cara untuk memaksimalkan perkembangan tersebut supaya buah hati menjadi cerdas sekaligus sehat. Tatkala menghadapi situasi si kecil mengalami perkembangan yang tergolong lambat dibandingkan dengan anak seusianya. Maka monitoring akan mengetahuinya secepat mungkin supaya bisa melakukan upaya terbaik untuk mengatasi masalah tersebut.

 

Kenali Penyebab Perkembangan Lambat pada Buah Hati

Perkembangan si kecil yang tergolong lebih lambat dibanding balita seusianya tentu memiliki penyebab tersendiri. Mengutip dari salah satu pembahasan di keepkidshealty.com diketahui bahwa penyebab perkembangan pada bayi melambat karena ada satu fase perkembangan yang tidak terpenuhi. Apabila diteliti secara lebih mendalam, perkembangan yang dikategorikan lambat dapat dilihat dari keterlambatan berjalan, berbicara, perkembangan sosialnya, dan lain sebagainya. Penyebab dari perkembangan yang tidak sesuai bayi pada umumnya bisa disebabkan oleh hal-hal berikut:

Baca Juga : Cara Merawat Bayi Baru Lahir yang Baik dan Benar

  1. Adanya kelainan pada tubuh si anak,

Penyebab pertama dari perkembangan bayi yang lambat adalah karena adanya kelainan pada tubuh buah hati. Namun, perlu dicatat bahwa penyebab utama ternyata tidak hanya dari kelainan tubuh bayi itu sendiri, dan ini merupakan salah satu saja. Kelainan ini bisa dalam bentuk kelahiran prematur, kelainan pada otak, terjadi infeksi, adanya kelainan pada kromosom, dan lain sebagainya. Kelainan pada tubuh si bayi bisa diderita atau dialami sejak lahir, namun ada pula yang terlihat abnormal pada usia tertentu.

  1. Rangsangan yang diterima si kecil terbatas,

Rangsangan sangat penting untuk menunjang setiap perkembangan pada tubuh si kecil, baik perkembangan motorik kasar, motorik halus, dan sebagainya. Rangsangan yang terbatas bisa disebabkan oleh pola pengasuhan yang diberikan orangtua, bisa pula dari mainan dan lingkungan. Sebagai orangtua yang mengharapkan buah hatinya tumbuh dan berkembang dengan normal perlu diasuh dengan tepat. Kemudian selektif memilih mainan yang membuat si kecil terdidik dan bergerak supaya perkembangannya terangsang sempurna.

  1. Pengasuhan yang terlalu protektif,

Kadang kala Kita menjumpai orangtua yang terlalu protektif pada buah hatinya sehingga melarang melakukan beberapa hal yang tidak disukai orangtuanya. Selama diawasi dan tidak berbahaya bagi si kecil, sebagai orangtua tentu perlu melepaskan anak untuk bereksplorasi. Bayi yang terbatas ruang geraknya akan cenderung diam dan syarafnya akan stagnan sehingga perkembangannya lambat. Sering ajak anak main bersama dan berinteraksi kemudian lepaskan mereka bermain sesuka hati adalah pilihan bijak.

Dampingan orangtua selama buah hati dalam usia yang masih rapuh, yakni sampai mereka masuk bangku sekolah sangat penting. Akan jauh lebih baik lagi ketika pendampingan dilakukan sampai anak tumbuh dewasa dan mandiri. Orangtua yang menjadi sahabat bagi anaknya akan menjadikan anak dekat dan cenderung memiliki kelakuan atau watak yang baik. Awali sejak dini untuk menumbuhkan kedekatan dengan si kecil, sebab kedekatan ini justru menjadi pendorong perkembangan bayi lebih maksimal.

Be the first to comment on "Apa yang Menjadi Penyebab Perkembangan Bayi Abnormal Atau Lambat?"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*