Bahan Baju Bayi yang Tepat Membuat Bayi Nyaman dan Lebih Ceria

Pakaian bayi identik dengan warna-warna yang terang dan ceria. Tapi keceriaan buah hati bisa hilang jika bahan baju bayi yang digunakan tidak nyaman. Memilih pakaian bayi tidak bisa sembarangan, tidak sekadar mempertimbangkan modelnya saja. Selain bahan, pertimbangkan juga ukuran, jahitan, asesoris dan gambar pakaian. Lebih jelasnya simak uraiannya berikut ini

Bahan Pakaian Bayi yang Tepat

Bahan baju bayi yang digunakan menjadi hal yang utama saat memilih pakaian bayi. Setiap bahan pakaian memiliki karakteristik yang berbeda-beda.  Untuk bayi sebaiknya jangan pilih pakaian bahan jins, parasit atau nilon karena bahannya bisa membuat bayi kepanasan dan berkeringat. Keringat bisa mengundang bakteri dan kuman akibatnya bayi bisa terkena biang keringat atau ruam pada kulit. Hindari juga pakaian yang berbahan kasar dan keras.

Baca Juga : Tips Memandikan Bayi yang Tepat Agar Terhindar Dari Cidera

Pilih pakaian yang bahannya lembut dan halus, contohnya kain katun yang mampu menyerap keringat. Kain katun cocok digunakan sehari-hari atau saat hendak diajak jalan-jalan. Lain halnya saat udara dingin pakaian yang tepat yang bahannya tebal, seperti kain wol atau katun tebal agar  bayi merasa hangat, pilih bahan wol yang memiliki serat halus. Perhatikan warna pakaian, hindari warna pakaian yang mudah luntur, ini bisa berbahaya bagi bayi karena pewarna pakaian mengandung bahan kimia.

Perhatikan Jahitan dan Ukuran

Tidak jarang para ibu mengeluh sesudah membeli pakaian bayi, karena setelah dicoba ternyata ada beberapa jahitan yang terlepas atau jahitannya tidak proposional. tidak Pakaian yang gagal jahitannya jika digunakan bisa membuat bayi tidak nyaman. Jadi, sebaiknya  teliti dan perhatikan jahitan disekeliling baju sebelum Anda memutuskan membelinya.

Jangan pilih baju yang kekecilan atau kebesaran. Ukuran baju harus sesuai dengan ukuran tubuhnya yang mungil.  Untuk pakaian tidur, bisa pilih baju yang sedikit agak longgar.

Perhatikan Asessories di Pakaian

Pakaian bayi perempuan umumnya diberi hiasan berupa renda, pita atau hiasan mute berbentuk bunga, dsb. Tambahan asesoris bisa membuat penampilan bayi begitu menggemaskan. Tapi, perhatikan terlebih dahulu terbuat dari bahan apa asesoris yang digunakan. Hindari hiasan berupa bros yang menggunakan penitih, agar bayi terhindar dari luka, hindari juga hiasan mute yang mudah lepas.

Perhatikan gambar/sablon

Perhatikan gambar atau sablonan. Tidak jarang kita menemukan pakaian bayi yang gambarnya tidak pantas untuk anak-anak. Jika ingin baju yang bergambar sebaiknya pilih gambar seperti tokoh kartun anak, mobil, atau motif dan warna yang ceria.

Saat ini sudah banyak beragam pilihan model pakaian bayi yang modis dan trendi, tapi yang terpenting pilih pakaian yang aman dan nyaman. Selain itu pilih warna, corak dan model yang serasi sesuai dengan usianya.

Demikian pembahasan atau tips memilih pakaian bayi yang tepat. Semoga pembahasan artikel dapat membantu pembaca khususnya yang sedang bingung memilih bahan baju bayi .

Be the first to comment on "Bahan Baju Bayi yang Tepat Membuat Bayi Nyaman dan Lebih Ceria"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*