Bayi Laki-laki Atau Perempuan? Inilah Mitos dan Fakta Terkait Jenis Kelamin Bayi Selama Masa Kandungan!

Masa kehamilan tentu menjadi masa yang amat menegangkan bagi Anda, terlebih jika ini adalah kehamilan yang pertama. Namun seperti yang sudah diketahui, banyak sekali mitos yang beredar di masyarakat terkait kehamilan dan sudah dipercaya selama turun temurun. Salah satu mitosnya adalah tentang jenis kelamin dari bayi. Banyak yang menyatakan jika bayi laki-laki atau perempuan di dalam kandungan sudah diketahui yang dilihat dari tanda-tanda Ibu selama hamil.

Pada dasarnya jenis kelamin bayi bisa diketahui dengan cara USG, tes DNA, tes amniosentesis dan tes lainnya sehingga akurat untuk bisa mendapatkan jawaban tes yang tepat. Pemeriksaan pun bisa dilakukan ketika usia kehamilan sudah masuk 18 minggu. Meski begitu, banyak sekali masyarakat yang mempercayai jika jenis kelamin bayi sudah bisa diketahui dari gerak-gerik Ibu hamil. Berikut ini beberapa mitos dan fakta yang sebenarnya:

  • Morning sickness

Mitosnya jika Ibu hamil kerap mengalami morning sickness selama hamil, maka bayi perempuan yang akan hamil. Faktanya memang mitos ini bisa jadi adalah benar karena wanita hamil yang kerap mengalami morning sickness ini sebagian besar bisa melahirkan anak perempuan karena adanya hormon kehamilan tinggi jika hamil anak perempuan. Namun hal ini juga tidak selalu 100% tepat.

  • Detak jantung

Mitos selanjutnya adalah jika detak jantung adalah kurang dari 140 kali per menitnya, maka tandanya adalah wanita sedang mengandung bayi laki-laki. Namun untuk mitos yang satu ini adalah 100% mitos karena faktanya tidak ada perbedaan ketika hamil anak laki-laki maupun anak perempuan dimana rata-rata denyut jantung anak laki-laki dan perempuan adalah lebih dari 150 kali per menitnya sehingga denyut jantung tidak bisa menjadi patokan.

  • Bentuk perut

Sekarang mitosnya adalah ke bentuk perut pada wanita hamil yaitu ketika perutnya membulat maka pertanda wanita itu hamil anak perempuan dan jika bentuk perutnya lonjong, maka jenis kelamin dari bayi yang ada di dalamnya adalah laki-laki. Namun spekulasi ini benar mitos mengingat faktor bentuk tubuh hingga bentuk perut saat hamil dipengaruhi sepenuhnya dari berat badan wanita, bukannya jenis kelamin bayi yang dikandung.

  • Ngidam

Jika wanita ngidam makanan manis maka hamilnya anak perempuan dan jika ngidam makanan asin atau asam, maka yang di dalam kandungan adalah anak laki-laki. Faktanya, tidak pernah ada data ilmiah yang mendukung mitos ini mengingat ngidam biasanya karena perubahan hormon saat hamil.

Itulah beberapa mitos dan fakta yang banyak berkembang di masyarakat terkait hamil bayi laki-laki atau bayi perempuan. Untuk itu, jangan langsung percaya mitos dan ada baiknya cek kebenaran dulu.

 

Be the first to comment on "Bayi Laki-laki Atau Perempuan? Inilah Mitos dan Fakta Terkait Jenis Kelamin Bayi Selama Masa Kandungan!"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*