Bayi Mermaid, Kondisi Langka karena Sirenomelia

Bayi mermaid di sini bukanlah bayi dari seekor putri duyung, akan tetapi bayi manusia yang terkena sindrom langka Sirenomelia sehingga menyebabkan bagian bawah tubuh menyatu termasuk pada kedua kakinya yang membuat bawah tubuhnya terlihat seperti ekor ikan.

Kondisi bayi mermaid ini memang terbilang langka, salah satu dari bayi yang terlahir dengan kondisi ini ialah seorang bayi dari Uttar Pradesh, India Utara yang kakinya menyatu. Bayi ini lahir dari seorang ibu berusia 22 tahun. Hingga kehamilan 30 minggu, sang ibu tidak mengeluhkan apa-apa, hanya saja ginjal bayi tersebut belum berkembang dengan baik. Setelah bayi ini lahir pun ia ternyata tidak bisa bertahan hidup, ia hanya bisa bertahan selama 10 menit sebelum kemudian meninggal dunia.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Bayi

Kondisi seperti ini adalah kelainan bawaan yang jarang sekali terjadi. Bayi yang mengalami kondisi ini memiliki bagian tubuh atas yang normal, akan tetapi tubuh bagian bawah tidak berkembang, bagian paha sampai kaki menyatu, hal ini membuat dokter pun tidak bisa menentukan jenis kelamin dari bayi tersebut.

Sirenomelia atau disebut juga dengan sindrom mermaid adalah suatu penyakit yang ditandai adanya rotasi serta fusi kaki yang sudah terjadi sejak dalam rahim.  

Lindsey Fitzharris dari universitas Oxford mengatakan jika sindrom mermaid disebabkan karena tali pusat yang gagal membentuk dua arteri sehingga membuat pasokan darah tak cukup mencapai janin. Pasokan darah serta nutrisi hanya berpusat pada tubuh bagian atas saja, sehingga tubuh bagian bawah kekurangan nutrisi sehingga janin gagal berkembang dan kaki tidak terpisah.

Sebenarnya, ada beberapa hal yang diduga menjadi penyebab timbulnya sindrom ini, seperti faktor genetika, kekurangan vitamin, minum obat berlebihan, riwayat keluarga, juga diabetes yang diderita oleh ibu.

Diperkirakan kondisi ini hanya terjadi 1 : 100.000 kelahiran bayi, dan bisa 100 kali lebih mungkin terjadi pada bayi yang kembar identik.

Menurut Lindsey, belum ada bayi yang menderita sindrom Mermaid bisa bertahan hidup lama, sebagian besar bayi meninggal beberapa saat setelah dilahirkan disebabkan karena gagal ginjal serta kandung kemih. Namun, ada pula bayi yang menderita Sindrom Mermaid dapat bertahan hidup, salah satunya ialah Tiffany York yang bisa melakukan operasi pemisahan kaki sebelum ia berumur satu tahun. Akan tetapi meski sudah dioperasi, tulang kakinya sangat rapuh sehingga ia harus menggunakan kursi roda. Tiffany York dapat bertahan hidup hingga usia 27 tahun.

Selain Tiffany, ada pula bayi mermaid asal Spanyol bernama Milagros Cerron. Ia harus menjalani operasi pemisahan kaki, dan selain itu, ia juga harus menjalani beragam operasi lanjutan seperti cangkok ginjal agar saluran kemihnya bisa bekerja dengan baik.

Be the first to comment on "Bayi Mermaid, Kondisi Langka karena Sirenomelia"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*