Berbagai Hal yang Harus Dihindari untuk Mencegah Melahirkan Bayi Prematur

Berbagai Hal yang Harus Dihindari untuk Mencegah Melahirkan Bayi Prematur

Biasanya bayi akan lahir ke dunia setelah berusia sekitar 40 minggu dalam kandungan. Tetapi ada beberapa hal yang bisa menyebabkan bayi lahir lebih cepat dari waktunya dan itu biasa disebut prematur. Ibu yang melahirkan bayi prematur biasanya akan lahir sebelum menginjak usia kehamilan 37 minggu atau biasanya di usia kehamilan sekitar 34 minggu atau 36 minggu. Tetapi juga tidak menutup kemungkinan bahwa ada juga yang lahir sebelum menginjak usia kehamilan tersebut.

Berbagai Hal yang Harus Dihindari untuk Mencegah Melahirkan Bayi Prematur

Faktor penyebab bayi lahir prematur

Memang tidak ada penelitian yang pasti mengenai penyebab mengapa ibu melahirkan bayi sebelum waktunya atau prematur. Tetapi ada beberapa hal yang bisa memicu kelahiran prematur, adapun faktor pemicunya yaitu:

  • Ibu mengalami stres dan tidak mengonsumsi makanan yang sehat ketika hamil, sehingga tubuh kekurangan nutrisi.
  • Ibu sering merokok dan menggunakan obat-obatan terlarang.
  • Mengalami kelebihan atau kekurangan berat badan ketika hamil
  • Pertambahan berat badan tak kunjung mencukupi selama usia kehamilan.
  • Hamil saat berusia di bawah 17 tahun atau di atas 35 tahun
  • Mengalami gangguan pada plasenta, rahim hingga serviks
  • Hamil anak kembar
  • Mengalami cedera fisik yang mengakibatkan trauma
  • Pernah keguguran atau melakukan aborsi
  • Sudah pernah melahirkan prematur sebelumnya
  • Jarak antara kehamilan yang sekarang dengan yang sebelumnya tidak lebih dari setengah tahun
  • Masih memakai alat kontrasepsi jenis IUD ketika hamil
  • Mengidap penyakit diabetes, tekanan darah tinggi dan lain-lain ketika hamil.

Baca Juga

Tanda-tanda melahirkan bayi prematur

Berikut ini merupakan tanda-tanda jika Anda mungkin akan melahirkan bayi prematur :

  • Mengalami kontraksi atau perut kram yang terjadi setidaknya 4 kali dalam satu jam
  • Merasakan tekanan yang lebih dalam rongga panggul seperti ditekan bayi
  • Adanya pendarahan atau flek dari vagina
  • Keluar air ketuban yang encer dan disertai dengan bercak darah
  • Terjadi nyeri tumpul pada punggung bawah dan rasanya berbeda dari biasanya
  • Terjadi ketika usia kehamilan belum memasuki usia 37 minggu

Baca Juga : Langkah Merawat Bayi Prematur yang Harus Anda Ketahui

Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah melahirkan bayi prematur

Sebelum terlambat, setidaknya beberapa hal ini bisa Anda lakukan untuk mencegah bayi Anda lahir prematur:

  • Mengonsumsi makanan yang sehat

Selama Anda hamil disarankan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi protein dan itu berasal dari biji-bijian utuh dan buah-buahan. Sedangkan sebelum Anda hamil, disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan yang tinggi gula, lemak dan makanan olahan yang selalu dikaitkan dengan kelahiran bayi prematur.

  • Rutin mengonsumsi suplemen

Selama hamil, Anda bisa mengonsumsi suplemen kalsium yang memiliki dosis 1000 mg setiap harinya. Fungsi dari suplemen ini yaitu bisa menurunkan risiko Anda terserang preeklamsia sekaligus melahirkan bayi prematur. Tidak hanya itu, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung asam float. Sebab menurut penelitian, asam float juga bisa berfungsi untuk menurunkan risiko kelahiran bayi prematur.

Be the first to comment on "Berbagai Hal yang Harus Dihindari untuk Mencegah Melahirkan Bayi Prematur"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*