California mampu Memanfaatkan Kandungan Kacang Almond dengan Baik

 

( Foto : Latimes )

 

 

California pertama kali mengenal tanaman kacang almond atas jasa Franciscan Padres yang membawa pohon tersebut dari Spanyol ke negeri itu, yaitu di tahun 1700-an. Walaupun sebenarnya kacang almond sudah dikenal jauh sebelum itu, hal tersebut diketahui dari sejarah yang mengatakan bahwa para Raja Pharao Mesir telah menikmati kandungan kacang almond sejak dahulu. Mereka mengkonsumsinya bersama dengan dengan roti. Zaman itu diperkirakan di tahun 1400-an, bahkan bisa jadi almond ditemukan jauh sebelum itu, dan konon negara aslinya sebenarnya adalah Cina dan Timur Tengah.

 

Di tahun 1870-an negara California telah serius melakukan beberapa penelitian terhadap kacang almond. Dari hasil penelitian dilakukanlah beberapa perkawinan silang yang pada akhirnya menghasilkan beberapa jenis kacang almond. Cuaca yang sejuk dan dingin menjadi faktor pendukung kacang almond dapat tumbuh subur di California.

 

Dengan berkembangnya produksi almond di California membuat industri kacang almond secara resmi didirikan di Negara bagian ini pada tahun 1900-an. Tepatnya di Kota Sacramento dan San Joaquin, California. Saat ini produksi almond menjadi komoditi nomor dua setelah susu.

Para investor yang tergabung dalam komunitas almond California, telah menginvestasikan hampir $70.000.000 selama lebih dari 40 tahun untuk membangun landasan penelitian untuk meningkatkan produksi dan konsumsi almond. Bahkan mereka membangun program perbaikan yang berguna bagi masyarakat setempat dan para petani dalam menjaga lahannya.

 

Produksi di tahun 2018 diperkirakan dapat meningkat hingga 7,9% dari tahun 2017, yaitu mencapai hampir 100.000 ton kacang almonds. Walaupun pada bulan Februari mengalami beberapa gejolak yaitu kondisi angin kencang yang merusak bagian-bagian tanaman. Sehingga para petani bergerak cepat untuk membatasi kerugian dengan cara mengalirkan air untuk menghidupkan tanah, dan jika dibutuhkan mereka menerbangkan helikopter ke pepohonan untuk menjaga agar udara dingin tidak mengendap. Keseriusan ini membuat California dikenal sebagai produsen 80% kacang almond dunia.

 

Kacang almond yang diproduksi dari California digolongkan ke dalam jenis almond bercangkang lunak, sedangkan untuk kacang almond yang diproduksi di Spanyol termasuk dalam golongan almond bercangkang keras. Terdapat beberapa jenis almond yang diproduksi di California salah satunya antara lain Nonpareil dan Neplus.

Almond jenis Nonpareil berbentuk memanjang dan tebal dengan warna kulit yang pucat serta tipis. Sedangkan Neplus adalah jenis kacang almond yang penampakannya memanjang, dengan kulit yang biasanya tampak berlipat-lipat atau berkerutan.

( foto : Montagu )

 

Kacang almond disukai oleh masyarakat dari berbagai negara. Hal itu tidak lain dikarenakan rasanya yang enak, bentuknya yang cantik, dan kandungan kacang almond akan nutrisi yang sangat bermanfaat. Untuk setiap satu hidangan almond terkandung 400 kalori, 4 gram serat, 16 gram lemak, 460 mg  sodium, 4.5 gram magnesium, protein, kalium, dan vitamin E. Dengan kandungan-kandungan tersebut maka manfaat kacang almond untuk tubuh manusia adalah  ;

  • Menurunkan kolesterol,
  • Mengontrol kadar gula dalam darah,
  • Mencegah hipertensi,
  • Menyehatkan dan menghaluskan kulit,
  • Menyehatkan dan memperkuat tulang,
  • Untuk ibu hamil dapat mencegah cacat lahir pada bayi,
  • Menyehatkan jantung,
  • Menurunkan risiko kanker

 

Walaupun bukan merupakan tanaman asli dari daerahnya, atas keseriusannya, California telah berhasil memanfaatkan kacang almond dengan baik. Saat ini industry almond di California telah menyumbang sekitar $11 Milyar pada pendapatan bruto negaranya.

 

 

Be the first to comment on "California mampu Memanfaatkan Kandungan Kacang Almond dengan Baik"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*