Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Popok merupakan sejenis celana bayi yang dibuat untuk menampung kotoran bayi dengan bahan khusus yang anti tembus dan anti bocor. Bayi yang baru lahir dan di bawah usia 2 tahun tentu belum bisa mengatakan kapan akan buang air, sehingga untuk melindungi tempat tidur si bayi dari kotoran, orang tua biasanya akan memakaikan popok. Jika dulu popok terbuat dari kain, saat ini sudah banyak popok yang diproduksi dengan bahan busa dan plastik yang tetap nyaman digunakan oleh bayi. Namun, memakaikan popok pada bayi tidak selalu berarti aman dan baik. Jika salah memilih popok dan tidak rajin mengganti popok, si bayi akan rentan terkena ruam popok. Ruam popok merupakan peradangan di area yang tertutupi oleh popok, seperti daerah kelamin, bokong, dan paha dalam bayi. Gejala ruam popok biasanya ditandai dengan kemerahan pada kulit. bagi orang tua yang bayinya terkena ruam popok, tidak perlu khawatir. Berikut ini adalah cara mengatasi ruam popok pada bayi.

  • Menjaga Kebersihan Area yang Tertutup Popok

Ruam popok umumnya disebabkan oleh bakteri yang terdapat pada air kencing atau kotoran bayi yang tertampung dalam popok. Bakteri akan menyebabkan iritasi, dan ruam popok umumnya muncul karena gejala iritasi seperti kulit kemerahan dan bahkan hingga lecet dan gatal. Maka cara paling mudah untuk menghindarkan bayi dari ruam popok adalah rajin menjaga kebersihan area yang tertutup oleh popok. Jika si bayi sudah terlanjur terkena ruam popok, cara mengatasinya adalah rajin membersihkan popok dan menggantinya setiap terkena kotoran untuk mencegah ruam popok menyebar dan agar proses penyembuhan ruam popok tersebut lebih cepat.

  • Jangan Memakaikan Bedak

Area yang terkena ruam popok sebaiknya tidak diberi bedak. Banyak sekali orang tua yang memakaikan bedak gatal jika bayinya terkena ruam popok. Padahal, bedak justru akan membuat area yang terkena ruam menjadi lebih lembab sehingga proses penyembuhannya menjadi lebih lama. Sebaiknya, jika ingin mengatasi ruam popok pada bayi, gunakanlah salep atau krim khusus ruam popok yang bisa diperoleh di apotek terdekat. Jika ingin kulit bayi lebih steril, gunakan minyak telon khusus bayi di area popok untuk meminimalisir iritasi. Jangan memberikan salep yang terasa panas di kulit sebab itu akan membuat bayi tidak nyaman dan justru akan membuat terjadinya iritasi lain.

Usahakan untuk memilihkan popok yang lembut dan ukurannya pas di badan bayi, sebab umumnya ruam popok terjadi karena gesekan antara kulit bayi dengan bahan popok yanbg kasar atau tidak pas. Usahakan juga untuk selalu memeriksa popok bayi setidaknya tiga jam sekali. Ketika di popok bayi sudah terdapat kotoran, segera ganti popok tersebut dengan popok terbaru, sebab cara mengatasi ruam popok pada bayi yang paling bijak adalah dengan mencegah gejalanya.

Be the first to comment on "Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*