Cara Mengolah Biskuit Bayi Agar Si Kecil Tidak Mudah Bosan

Selain bubur bayi, ada varian jenis makanan lain yang umumnya digunakan bayi ketika ia sudah berusia minimal 6 bulan. Varian makanan bayi tersebut adalah biskuit bayi yang bisa diberikan ketika bayi sudah mulai tumbuh gigi untuk mengajarkan cara menggigit untuk makanan yang lebih padat. Meski berbentuk biskuit namun sebenarnya makanan bayi ini bisa diberikan dalam beberapa bentuk olahan lain sehingga bayi tidak bosan dengan makanan yang itu-itu saja. Apa saja olahan biskuit yang bisa Anda berikan untuk si kecil? Berikut ini beberapa contohnya.

  • Bubur bayi.

Meski bayi sudah tumbuh gigi, namun memberinya bubur bayi masih perlu dilakukan apalagi jika Anda ingin agar bayi makan dengan lebih lahap. Menyuapi bayi dengan makanan berbentuk bubur akan menyingkat waktu baik waktu Anda dalam menyuapi si kecil maupun waktu cerna makanan di dalam perut sang bayi. Bubur yang memiliki tekstur halus akan lebih mudah dicerna sehingga bayi akan lebih cepat menerima nutrisi yang dibutuhkan.

  • Puding.

Selain dimakan dengan bentuk aslinya yaitu biskuit bayi, Anda juga bisa mencampurkan biskuit sebagai pengisi puding. Caranya adalah dengan meremukkan biskuit terlebih dahulu kemudian mencampurkannya di bahan puding sebelum dibekukan. Namun sebaiknya Anda membuat bahan adonan puding yang juga akan memiliki manfaat baik untuk bayi Anda misalnya puding susu atau puding buah.

  • Sandwich.

Jika bayi Anda sudah memiliki jumlah gigi yang lengkap, Anda bisa membuat sandwich dari 2 buah biskuit. Pada bagian tengah isilah dengan isian yang disukai rasanya oleh si kecil misalnya selai strawberry, coklat, vanilla atau es krim untuk balita. Balita akan lebih menyukainya jika Anda memberikan beragam rasa untuk sandwich buatan Anda.

  • Isian roti.

Membuat brownies atau kue bolu bisa juga di sisipi dengan biskuit untuk si kecil. Namun pastikan bahwa roti yang Anda buat tidak terlalu manis atau penuh dengan coklat agar tidak merusak gusi ataupun gigi balita yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Untuk menghindari kebosanan, Anda juga bisa memberikan biskuit dengan rasa yang berbeda-beda setiap harinya bagi si kecil. Teksturnya yang crunchy juga bermanfaat untuk menghilangkan rasa gatal pada gigi bayi ketika sedang tumbuh. Dengan memberikan biskuit dalam bentuk aslinya, bayi akan berkurang rasa ingin menggigit mainan yang bisa jadi kotor dan kurang higienis.

Pilihlah jenis biskuit bayi yang juga memiliki bentuk kasar dan bentuk beragam agar si kecil senang menggenggam serta memotongnya dengan gigi. Ada juga biskuit untuk bayi yang memiliki anjuran penggunaan untuk usia bayi tertentu sehingga Anda bisa lebih spesifik lagi jika ingin membelikan anak varian makanan lain selain nasi ataupun bubur.

 

Be the first to comment on "Cara Mengolah Biskuit Bayi Agar Si Kecil Tidak Mudah Bosan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*