Cara Menstimulasi Balita Agar Mau Berlatih Bicara

Anak balita berada dalam tahapan tumbuh kembang dimana indra pendengaran menjadi lebih aktif. Apa yang ia dengar akan otomatis ia katakan kembali meski dengan bahasa atau kata yang masih belum bisa dimengerti. Namun begitu tak semua anak memiliki perkembangan yang sama atau normal. Ada beberapa anak yang memiliki kemampuan menirukan suara yang di dengan lebih lamban atau terlambat dari anak yang lainnya. Ada juga yang kemampuan motoriknya berjalan lebih cepat seperti kemampuan berjalan, berlari atau melompat dan menangkap meski belum bisa berbicara.

Stimulasi orang tua dan lingkungan untuk melatih anak mau berbicara sangatlah penting agar anak bisa mulai berkata-kata. Jika anak hanya diam saja namun berekspresi dengan senyum, tangis dan menunjuk, maka sebaiknya orang tua segera melatihnya dengan memberikan stimulasi yang lebih mengajak untuk mengeluarkan suara. Anak yang sudah bisa menunjuk umumnya juga sudah mau mengeluarkan kata-kata meminta meski hanya satu patah kata yang tidak memiliki arti dan disebutkan berulang-ulang. Berikut ini adalah beberapa cara bagi Anda para orang tua yang memiliki anak usia antara 1,5 tahun hingga 4 tahun yang belum bisa bicara untuk menstimulasinya.

  • Aktif berbicara di depan anak.

Meski balita seperti tidak mengerti bahasa yang Anda gunakan, tetaplah berbicara seperti cara yang biasa dilakukan dengannya atau dengan orang lain di hadapannya. Dengan begitu anak akan terbiasa mendengarkan kata-kata umum yang nantinya bisa menjadi kata pertama yang akan ia katakan.

  • Ajak ia bicara.

Ketika memintanya makan atau minum, mandi dan sebagainya, ajaklah anak berbicara. Tanyakan mengenai jenis makanan yang disukai atau ingin minum apa dan sebagainya. Meski ia nanti menjawab dengan tunjukkan tangan jangan pernah berhenti untuk mengajaknya bicara karena dengan begitu ia tetap belajar kosa kata yang benar.

  • Sebutkan nama-nama benda di sekitar dan minta si kecil mengulangi.

Anda bisa menyebutkan nama benda di sekitar yang dimulai dari benda kesayangan si kecil. Mintalah ia mengulanginya beberapa kali hingga ia mau melakukannya. Jika ia tetap tidak mau berbicara, jangan dipaksa dan bergantilah menggunakan benda yang lain.

Jika balita Anda sudah berusia 2 tahun ke atas dan tetap tidak mau berbicara padahal sudah bisa menunjukkan ekspresi serta bisa bersenandung, maka sebaiknya Anda berkonsultasi ke terapi wicara anak. Bisa jadi anak mengalami gangguan wicara atau ketidaknyamanan psikologi yang membuatnya enggan berkata-kata. Sebelum terlambat temukanlah penyebabnya sehingga anak tak lagi enggan menggunakan kata-kata sebagai bahasa komunikasi sehari-hari. Jangan merasa bangga dan senang jika anak pendiam, tidak rewel dan tidak banyak tingkah karena bisa jadi justru anak Anda merasa tertekan sehingga tidak ingin berekspresi.

 

Be the first to comment on "Cara Menstimulasi Balita Agar Mau Berlatih Bicara"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*