Cara Merawat Bayi yang Terkena Ruam Popok

Salah satu jenis pakaian bayi yang sering digunakan apda bayi adalah popok. Popok merupakan sejenis celana yang dibuat untuk menampung kotoran bayi agar tidak merembas ke tempat tidur bayi. Popok didesain anti tembus dan anti bocor, sehingga kotoran bayi akan tertempung dengan aman di dalam popok. Saat ini, sudah banyak sekali variasi popok bayi yang dijual di pasaran. Jika dulu popok bayi hanya dibuat dengan mengandalkan bahan kain, saat ini sudah banyak popok yang diproduksi dari bahan busa yang dikombinasikan dengan bahan plastik. Memakaikan popok pada bayi memang sangat memudahkan orang tua dalam merawat bayi, sebab bayi yang baru lahir belum bisa mengatakan kapan akan buang air, sehingga agar tempat tidur bayi tidak terkena kotoran, bayi harus diberi popok. Namun, tidak semua popok aman bagi bayi, salah memilih popok justru akan menyebabkan bayi terkena ruam popok. Berikut ini adalah ulasan mengenai penyebab terjadinya ruam popok dan cara merawat bayi yang terkena ruam popok.

Ruam popok merupakan gejala alergi kulit di sekitar area selangkangan bayi yang disebabkan oleh pemakaian popok yang tidak tepat. Terdapat beberapa hal yang menyebabkan bayi terkena ruam popok, di antaranya adalah penggantian popok yang tidak teratur, popok yang terlalu lembab, dan permukaan popok yang terlalu kasar sehingga kulit bayi tergores popok tersebut. Ruam popok juga sering timbul karena bakteri yang terdapat pada kotoran bayi yang tertampung dalam popok, sehingga bayi akan terkena iritasi. Gejala bayi yang terkena ruam popok di antaranya adalah kulit yang kemerahan dan bahkan kulit bayi di bagian yang tertutup popok bisa lecet dan gatal.

Terdapat beberapa cara merawat bayi yang terkena ruam popok. Pertama, adalah menjaga kebersihan area yang tertutup oleh popok. Jika bayi sudah terkena gejala ruam popok, maka orang tua harus mengganti popok secara teratur, dan harus selalu mengecek kondisi popok, apakah sudah ada kotorannya atau belum. Selain itu, menjaga kebersihan area yang tertutup popok agar selalu kering sangat perlu untuk dilakukan. Ruam popok tidak jarang disebabkan oleh kulit yang lembab.

Kedua, jika ingin kulit bayi di area popok tetap kering dan tidak lembab, hindari pemakaian bedak atau minyak kayu putih, sebab bedak yang terkena keringat justru akan membuat kulit menjadi lembab dan akan menyebabkan timbulnya bakteri. Sementara minyak kayu putih yang umumnya hangat juga akan membuat kulit bayi di area popok menjadi lebih sensitif terhadap gesekan permukaan popok pada kulit. Jika bayi sudah terkena ruam popok, sebaiknya berilah salep khusus yang disarankan oleh dokter agar ruam popok pada bayi bisa sembuh.

Itulah beberapa cara merawat bayi yang terkena ruam popok. Memilih popok dengan permukaan yang lembut dan ukuran yang pas dengan tubuh bayi sangat disarankan untuk meminimalisir gesekan yang menyebabkan kulit menjadi lecet.

 

Be the first to comment on "Cara Merawat Bayi yang Terkena Ruam Popok"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*