Jenis Penyakit Bayi yang Harus Diwaspadai

Salah satu kekhawatiran terbesar bagi orang tua yang memiliki anak bayi adalah ketika bayinya sakit. Bayi yang belum mampu berkomunikasi dengan baik umumnya hanya bisa menangis ketika merasa tidak nyaman dan merasakan sakit pada tubuhnya, sehingga orang tua banyak yang tidak mampu mengenali gejala bahwa bayinya sedang sakit atau sekadar rewel karena haus. Ketika bayi baru lahir, bayi sebenarnya rentan terhadap penyakit, sebab daya tahan tubuh bayi belum sekuat daya tahan orang dewasa. Beberapa penyakit bahkan dengan mudah menyerang bayi yang baru lahir. Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit bayi yang harus diwaspadai oleh orang tua beserta gejalanya.

Baca juga: Tips Merawat Bayi Agar Tidak Mudah Terserang Penyakit

Penyakit Kuning

Penyakit kuning sangat umum menyerang bayi yang baru lahir. Tanda-tanda yang dapat dikenali dari penyakit bayi yang satu ini adalah kulit bayi di sekitar kening dan lingkaran mata terlihat lebih kuning dibandingkan dengan bagian kulit lainnya. Gejalan lain yang lebih berbahaya adalah ketika bayi sudah enggan minum ASI. Penyakit kuning pada bayi terjadi karena bayi kekurangan ASI atau bayi mengalami gangguan fungsi hati. Penanganan pertama yang dapat dilakukan oleh orang tua jika bayinya mengalami sakit kuning adalah rutin menjemurnya setiap pagi, yaitu sekitar jam tujuh pagi ketika matahari baru mulai meninggi. Dengan menjemur bayi, fungsi dan organ hati akan lebih maksimal. Biasanya, penyakit kuning pada bayi akan hilang jika bayi sering dijemur. Selain dijemur, bayi juga harus diberi asupan ASI yang cukup.

Ruam Popok

Ruam merupakan sejenis penyakit kulit yang sangat mudah menyerang bayi, terutama bayi yang mengenakan popok. Biasanya, ruam popok menyerang bagian tubuh bayi yang tertutup popok, yaitu bagian selangkangan, dengan muncul bintik atau bercak merah. Ruam popok disebabkan oleh bagian yang tertutupi popok relatif lebih lembab dibagian tubuh lainnya. Tidak jarang pula, ruam disebabkan oleh bakteri yang dihasilkan oleh kotoran bayi yang menempel pada kulit terlalu lama. Bahan popok yang mengandung bahan kimia atau terlalu kasar juga menyebabkan bayi terkena ruam popok. Untuk mengatasi ruam popok, orang tua harus rutin mengganti popok bayi, misanya dua jam sekali. Dan perlu diperhatikan bagi orang tua, jika bagian sekitar kulit bayi yang terkena ruam terlihat lembab, jangan memberinya bedak atau minyak kayu putih, sebab akan membuat kulit menjadi semakin lembab.

Batuk Pilek

Selain penyakit bayi yang disebut di atas, batuk pilek juga sangat mudah menyerang bayi yang baru lahir. Kondisi suhu ruangan yang jauh berbeda dengan kondisi suhu di kandungan ibu membuat bayi harus beradaptasi menghadapi lingkungan baru, sehingga bayi yang mencoba beradaptasi dengan cuaca dan suhu baru tersebut tidak jarang terkena batuk pilek. Namun tidak jarang juga batuk pilek disebabkan oleh virus atau bakteri. Untuk menghindarkan bayi dari batuk pilek, perhatikan kebersihan kamar bayi dan suhu ruangan bayi.

 

Be the first to comment on "Jenis Penyakit Bayi yang Harus Diwaspadai"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*