Karena Hormon-Hormon inilah Tubuh Anda Merasakan Tanda Tanda Kehamilan yang ‘Seru’

 

 

Jika saat ini Anda mengalami telat datang bulan dan mulai merasakan hal-hal tidak biasa terjadi pada tubuh Anda seperti mudah letih, perasaan tak menentu, dan rasa mual yang unik, Anda patut mencurigai bahwa Anda sedang hamil. Baiknya Anda mulai membeli tespek dan menggunakannya untuk mengetes kehamilan. Pastikan Anda sudah mengetahui cara menggunakan tespek dengan benar. Jika hasilnya positif, selamat Anda akan segera memasuki pengalaman kehamilan yang luar biasa.

 

Cek bagaimana cara menggunakan tespek di https://review.bukalapak.com/mom/biar-akurat-ini-9-cara-efektif-menggunakan-alat-tes-kehamilan-18643

 

Ya, luar biasa karena Anda akan merasakan keanekaragaman rasa pada tubuh Anda. Keanekaragaman rasa tersebut diakibatkan oleh kondisi hormon di dalam tubuh yang berlipat ganda sebagai tanda tanda kehamilan. Tapi tenang saja walaupun rasa yang ditimbulkan akan membuat Anda kurang nyaman, semua itu tiada artinya dibandingkan rasa menjadi seorang ibu.

 

Berikut adalah hormon-hormon yang berperan dalam kehamilan.

 

Follicle Stimulating Hormone (FSH)

 

Follicle Stimulating Hormone (FSH), atau dalam Bahasa Indonesia disebut dengan hormon perangsang folikel, memiliki fungsi memacu pertumbuhan dan kematangan folikel atau sel telur dalam ovarium. Hormon ini juga memiliki pengaruh dalam peningkatan hormon esterogen.

 

Human Chorionic Gonaditropin (hCG)

 

Hormon Chronic Gonaditropin (hCG) memiliki peran penting dalam produksi hormon estrogen dan progesteron. Hormon diproduksi oleh plasenta pada saat kehamilan yaitu tepatnya setelah ada pembuahan. Keberadaan hormon ini seringkali yang menjadi patokan pada test kehamilan sebagai salah satu tanda tanda kehamilan.

 

Hormon Estrogen

 

Hormon estrogen ini diproduksi oleh indung telur, jaringan lemak, dan kelenjar adrenal. Pada masa kehamilan tubuh wanita menghasilkan lebih banyak hormon estrogen. Hormon ini berfungsi dalam membantu uterus tumbuh, mengatur produksi hormon penting lainnya, transfer nutrisi, dan memicu perkembangan organ bayi.

( Foto : Todays Parent)

 

Hormon Progesteron

 

Sama seperti hormon estrogen, hormon progesteron diproduksi indung telur dan kelenjar adrenal. Selain berfungsi untuk menjaga kehamilan dan perkembangan embrio, hormon ini juga berfungsi untuk menjaga siklus menstruasi dengan mengendalikan pertumbuhan jaringan dinding Rahim. Khususnya pada saat kehamilan, hormone progesteron berperan dalam menghasilkan sel telur, mencegah indung telur menghasilkan terlalu banyak sel telur saat masa kehamilan, mencegah kehamilan ganda, penguatan otot panggul pada saat melahirkan, dan produksi air susu ibu (ASI).

 

Hormon Relaxin

 

Hormon relaxin adalah hormon yang diproduksi oleh ovarium dan plasenta. Hormon ini merupakan hormon penting untuk reproduksi wanita dan juga masa kehamilan. Beberapa fungsi hormon relaxin di antaranya mengatur sstem kardiovaskular dan ginjal ibu untuk membantu beradaptasi dengan cara meningkatkan permintaan oksigen dan nutrisi janin. Pada akhir masa kehamilan, hormon ini berperan dalam proses pecahnya selaput janin, pelunakan serviks, dan memperlancar pembukaan jalur lahir.

 

Human Placental Lactogen (HPL)

 

HPL dalam Bahasa Indonesia disebut dengan laktogen plasenta manusia, yaitu hormon yang juga diproduksi oleh plasenta untuk menyesuaikan metabolisme tubuh agar dapat memberikan asupan makanan pada janin. Hormon ini sangat berperan dalam mempersiapkan payudara untuk memproduksi asi.

 

Hormon Oksitosin

 

Hormon oksitosin diproduksi oleh kelenjar pituitari yang terletak di dasar otak. Walaupun hormon ini sudah ada di sepanjang masa kehamilan, namun perannya yang paling penting adalah pada saat proses kelahiran. Produksi hormon oksitosin dalam tubuh mampu merangsang rahim untuk berkontraksi, yaitu tanda-tanda kelahiran bayi. Selain itu hormon ini juga membantu dalam proses produksi asi setelah kelahiran.

 

Hormon Prolaktin

 

Hormon prolaktin dihasilkan di bagian depan kelenjar hipofisis, di rahim, otak, payudara, prostat, lapisan lemak, kulit, dan juga sel-sel imun. Hormon ini banyak terdapat pada ibu menyusui karena memang hormon inilah yang berperan dalam merangsang kelenjar susu untuk menghasilkan asi dan juga dalam pembesaran alveoli dalam kehamilan.

 

 

 

Be the first to comment on "Karena Hormon-Hormon inilah Tubuh Anda Merasakan Tanda Tanda Kehamilan yang ‘Seru’"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*