Kiat Memilih Teether Bayi yang Aman


Teether atau gigitan bayi merupakan sejenis mainan bayi yang juga berfungsi untuk merangsang bayi untuk pintar menggigit dan menghindari bayi dari menggigit benda lain yang teksturnya keras. memasuki usia empat hingga tujuh bulan, bayi gigi akan mulai tumbuh secara pesat, sehingga bayi secara naluriah mulai suka menggigit berbagai sesuatu. Oleh sebab itu, orang tua harus memfasilitasi bayinya dengan gigitan bayi agar si bayi tidak menggingit sembarang benda. Menggingit teether akan jauh lebih aman bagi bayi dibandingkan menggingit benda lainnya. Meski relatif lebih aman bagi bayi, sayangnya tidak semua teether diproduksi dengan aman dan layak diberikan pada bayi. Di pasaran, banyak sekali ditemukan jenis teether yang berbahaya, tidak aman, atau bahkan dapat menyebabkan keracunan. Para orang tua harus teliti dan jeli dalam memilih teether untuk bayinya. Berikut ini adalah ulasan mengenai kiat memilih teether bayi yang aman.

baca juga: Tips Memilih Teether Bayi yang Aman dan Nyaman

  1. Memilih Teether yang Lembut

Hal pertama yang harus diperhatikan orang tua ketika akan memilih teether bayi adalah tekstur dan bahan dari gigitan bayi tersebut. Banyak sekali ditemukan teether yang teksturnya alot atau liat, bahkan cenderung keras. Hal itu tentu akan berbahaya bagi bayi, sebab gigi bayi yang masih belum terlalu kuat akan mudah goyah dan mudah sakit jika menggigit benda yang agak liat. Pilihlah gigitan bayi dengan bahan yang lembut, dan nyaman ketika dikunyah. Pastikan juga bahan teether tersebut berkualitas bagus tidak mudah sobek sebab akan bahaya jika tertelan.

  1. Hindari Memilih Teether Berisi Air

Terdapat beberapa jenis teether yang difasilitasi dengan air di dalamnya, air yang tidak bisa keluar namun hanya berfungsi sebagai hiasan untuk menarik perhatian bayi. sebaiknya, teether yang berisi air harus dihindari, sebab jika teethernya sobek, air tersebut akan tertelan oleh bayi. Air yang sudah tersimpan lama di dalam teether tentu akan sangat berbahaya jika masuk ke tubuh bayi. Pilihlah teether yang biasa, yang tidak berisi air di dalamnya.

  1. Jangan Membeli Teether dengan Bahan Pewarna

Salah satu hal yang paling berbahaya dari teether adalah bahan pewarnanya yang mengandung bahan kimia. Jika bahan kimia tersebut luntur, tentu akan tertelan oleh bayi, sehingga bayi dapat berpotensi keracunan. Tidak jarang ditemukan kasus bayi menjadi mencret karena penggunaan gigitan bayi yang salah. Sebaiknya, jangan memilih teether yang berwarna-warni. Pilihlah teether berwarna bening, yang tidak diproduksi dengan mengandalkan bahan pewarna buatan yang mengandung zat kimia berbahaya.

  1. Pilih Teether yang Sesuai dengan Ukuran Mulut Bayi

Terakhir, pilihlah teether bayi yang ukurannya sesuai dengan mulut bayi, sebab teether umumnya diproduksi dengan berbagai macam ukuran. Jika bayi dipaksakan menggigit teether yang lebih besar dari ukuran mulutnya, maka bayi akan tidak nyaman bahkan dapat mengakibatkan bibir dower. Oleh sebab itu, pilihlah teether dengan ukuran yang ideal bagi si bayi.

 

Be the first to comment on "Kiat Memilih Teether Bayi yang Aman"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*