Kisah Ibu ini Membuktikan Keajaiban Manfaat ASI bagi Bayi

( Foto : NY Post )

 

Ibu itu masih mengingat betul perasaan yang dia rasakan. Setelah melewati tujuh belas jam proses persalinan, akhirnya ia berhasil melahirkan secara normal. Dengan tenaga yang sudah terkuras habis, ia tertidur dengan pulas selama 2 jam. Seorang suster memasuki ruang inap, memberikan makanan pelancar ASI dan memberitahukan bahwa putranya belum bisa tidur bersamanya. Bayinya membutuhkan perawatan khusus, dikarenakan sang bayi belum dapat bernafas dengan baik. Hanya setengah dari minimal jumlah oksigen yang dapat ia hirup.

Sang Ibu masih belum mencurigai adanya masalah, ia hanya berpikir bahwa mungkin anaknya masih melakukan penyesuaian. Lalu satu jam kemudian, ketika ia dipersilakan menengok anaknya di ruang observasi khusus, air matanya tak kuasa terbendung. Bayi mungil yang baru ia lahirkan menggunakan beberapa selang di dalam hidung dan mulutnya. Ini bukan kondisi biasa, sadarnya dalam hati.

Belum ada ASI yang keluar. Satu yang dapat ibu itu lakukan hanyalah berdoa, menggantungkan harapan kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa segalanya akan baik-baik saja. Tapi keesokan harinya yang ada adalah kabar bahwa kemampuan bayinya menarik oksigen kembali berkurang. Kali ini seperempat dari standar normal. Salah satu suster menyarankan untuk sang ibu segera memberikan ASI kepada anaknya.

 

Tidak putus harapan sang Ibu terus mencoba mengeluarkan ASI-nya, tetap saja tidak dapat mengeluarkan banyak. Bahkan saat ditampung ke dalam botol, air susunya hanya menjadi embun-embun pada lapisannya. Tetap ia terus berusaha, hingga berhasil sedikit membentuk tampungan colostrum di permukaan botol. Dengan percaya diri ia serahkan kepada suster untuk dimasukkan ke dalam selang di mulut anaknya. Dan ajaib, keesokan harinya hanya berselang beberapa jam dari diberikannya ASI, sang bayi langsung mampu menghirup udara dengan sempurna sehingga seluruh selang yang menempel di tubuhnya sudah dapat dilepas.

 

Manfaat ASI bagi Bayi

Kisah di atas hanyalah salah satu dari beribu kisah yang benar-benar terjadi mengenai keajaiban ASI. Betapa ASI adalah asupan sekaligus obat mujarab bagi bayi. ASI memang memiliki kekuatan magis. Cairan ini mampu melindungi bayi dari infeksi usus, membantu pencernaan, dan membantu mengembangkan sistem kekebalan tubuh serta melindungi dari alergi.

Kandungan zat baik dalam ASI sangat banyak, namun yang terpenting antara lain zat mineral, karbohidrat, protein, vitamin, lemak, asam amino, dan nukleotida yaitu elemen dasar yang membentuk DNA. Terdapat juga zat antimikroba yang melengkapi kesempurnaan manfaat asi bagi bayi. Dengan menggunakan sistem kekebalan tubuh, zat ini dapat mendeteksi zat asing yang masuk sekaligus menetralisirnya.

 

Proses pembentukan ASI

( Foto : Spectra Baby )

Pada hari-hari pertama menyusui, kelenjar susu memproduksi kolostrum, yang merupakan air susu pertama yang didalamnya kaya akan nutrisi. Lalu di hari ke empat diproduksi air susu muda, barulah di hari ke sepuluh kelenjar susu memproduksi air susu ibu. Zat-zat di dalam air susu ibu terus berpadu seiring dengan kebutuhan bayi di setiap tingkat pertumbuhannya. Itulah ajaibnya, ASI sudah dirancang sedemikian rupa menjadi susu yang paling cocok untuk setiap keadaan perkembangan bayi.

Setiap harinya seorang ibu menyusui dapat menghasilkan sesuai dengan kebutuhan bayinya. Rata-rata bayi mengkonsumsi 200 hingga 250 ml per hari dan itu dapat terpenuhi, itulah ajaibnya ASI. Produksi ASI bergantung pada kebutuhan sang bayi, jadi jangan khawatir tidak cukup. Pasti akan cukup, selama semua prosesnya berjalan dengan normal, ditambah dengan sang Ibu mengkonsumi makanan pelancar ASI. Beberapa asupan ibu untuk merangsang produksi ASI di antaranya kacang-kacang, sayur-sayuran, buah-buahan dan masih banyak lagi.

 

 

Be the first to comment on "Kisah Ibu ini Membuktikan Keajaiban Manfaat ASI bagi Bayi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*