Langkah Merawat Bayi Prematur yang Harus Anda Ketahui

Bayi yang lahir sebelum 9 bulan di kandungan mungkin memerlukan perawatan khusus dalam 2 tahun pertama kehidupannya. Apalagi jika berarti badannya tidak lebih dari 1,4 kg. merawat bayi prematur pada dasarnya membutuhkan usaha bila dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan secara normal. Contohnya sebagian tubuh dari bayi prematur membutuhkan perawatan rumah sakit hingga akhirnya bisa dibawa ke rumah. bayi prematur sering diperbolehkan keluar dari rumah sakit jika sudah bisa menerima asupan ASI maupun susu formula tanpa bantuan pipa, suhu tubuh biasa dan berat badan bayi naik dengan stabil.

Kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi prematur merupakan hal yang harus diperhatikan dengan baik. bayi prematur biasanya memerlukan lebih banyak nutrisi agar dapat tumbuh dengan sehat seperti bayi yang lain. Sampai usia bayi 2 tahun, ia mungkin tidak tumbuh cepat seperti bayi yang lahir normal. Selain itu ada beberapa masalah medis yang bisa dialami bayi prematur seperti masalah pernapasan, sehingga membutuhkan oksigen, ada pula masalah jeda bernapas saat tidur. Jika hal ini menimbulkan gangguan detak jantung pada bayi, bayi harus dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Merawat Bayi Khususnya Perawatan Tali Pusarnya

Langkah merawat bayi yang tepat bisa membantu bayi agar tumbuh berkembang dengan sehat. Ada beberapa langkah yang bisa Anda siapkan. Pertama, mama kangguru. Perawatan kangguru ini dengan posisi Anda memasukkan bayi dalam baju maupun menggunakan kain gendong khusus sehingga kulit bersentuhan langsung dengan kulit buah hati Anda. lakukan hal ini dengan gembira dan tidak perlu takut menyakiti bayi Anda. bayi akan mengetahui sentuhan, irama nafas dan aroma tubuh Anda. pada akhirnya ia akan selalu menikmati dekapan Anda, bahkan lebih dekat dengan Anda. Anda dapat melakukan perawatan ini setelah ia lahir. Tetapi ada beberapa rumah sakit yang menunda perawatan ini sampai kondisi kesehatan bayi stabil.

Kedua, memperhatikan posisi tidurnya. Pastikan ia tidur telentang, tidak miring maupun tengkurap. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari syndrome kematian bayi secara mendadak yang biasanya terjadi pada bayi prematur bila dibandingkan dengan bayi yang lahir sesuai waktu. Anda mungkin akan sering terjaga di malam hari sampai bayi berumur 6 bulan. Ini disebabkan karena bayi prematur akan tidur lebih sering dibanding bayi lain.

Terakhir, imunisasi serta vaksin. Langka pemberian imunisasi dan vaksin dibutuhkan untuk melindungi dari serangan virus. Pada dasarnya imunisasi ini sama dengan bayi yang lahir secara normal. Dokter mungkin menganjurkan pemberian vaksin saat mencapai 6 bulan. Anda bisa mengkonsultasikan pada dokter mengenai pencegahan yang paling tepat. Terlepas dari merawat bayi, jangan lupa merawat diri sendiri dan cukup beristirahat. Jangan ragu meminta bantuan orang tua seperti menjaga bayi ketika Anda tidur.

 

Be the first to comment on "Langkah Merawat Bayi Prematur yang Harus Anda Ketahui"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*