Mengenal Lebih Dekat Tentang Proses Bayi Tabung

Mengenal Lebih Dekat Tentang Proses Bayi Tabung

Apakah anda sudah pernah mendengar bayi tabung. Bayi tabung adalah suatu proses pembuahan dari sel telur dan sperma yang terjadi diluar tubuh ibu.  Bayi tabung atau IVF ( in vitro fertilization ) dalam prosesnya yaitu  sel telur yang sudah matang diambil dari indung telur ibu, kemudian dibuahi sperma didalam suatu medium cairan.  Jika sudah berhasil, embrio yang sudah matang ini dimasukkan ke rahim ibu. Untuk lebih jelas proses dari IVF berikut informasinya !

Mengenal Lebih Dekat Tentang Proses Bayi Tabung

  • Stimulasi minimal

Stimulasi IVF ini tidak dengan menggunakan obat-obatan medis untuk merangsang sel telur.  Sel telur akan dibiarkan berkembang secara alami, dan selalu dipantau. Pihak medis akan memberikan obat dan suntikan yang dapat menstimulasi di ovarium, namun sifatnya tidak begitu agresif. Jika sel telur sudah siap dan sudah dianggap matang, maka siap dilakukan pembuahan oleh sperma.  Proses ini dilakukan di laboratorium dan pihak medis akan memantau apakah sel ini bisa menjadi embrio atau tidak. Jika sudah jadi embrio, maka sel ini akan dipindahkan ke rahim ibu 3 hari kemudian. Sel telur yang diproduksi pada saat metode ini hanya sekitar 2 saja, dan peluang untuk bisa hamil sebenarnya rendah yaitu hanya 15 % saja. Sedangkan pasien yang dapat melakukan proses IVF adalah pasien yang usianya 25 sampai 30 tahun.  Untuk bisa melakukan proses ini waktunya kurang lebih 5 minggu. Biaya yang dikeluarkan untuk proses IVF ini sekitar 25 juta.

  • IVM

IVM merupakan teknologi yang sangat baru dan terpopuler untuk proses IVF. Beberapa tahun terakhir kebanyakan orang menggunakan metode IVM ini.  Dengan IVM, obat hormon dan obat perangsangnya tergolong sedikit. Proses IVM ini adalah dengan pengambilan sel telur, lalu dimatangkan di laboratorium, dan prosesnya selama 2 hari. Lalu jika sudah matang, akan dikembangkan menjadi embrio dan jika sudah menjadi embrio, maka akan disuntikkan ke rahim ibu.  Apabila anda menggunakan IVM ini maka anda akan terhindar dari sindrom hiperstimulasi ovarium atau sindrom yang terjadi karena suntikan hormon yang cukup tinggi. Waktu yang dibutuhkan dari proses IVM ini adalah 4 minggu. Biaya yang dibutuhkan untuk IVM adalah 30-40 juta.

  • Pembekuan Embrio

Pada saat stimulasi sel telur, akan menghasilkan 9-10 embrio.  Namun yang dibutuhkan hanya 4 saja. Kelebihan embrio akan disimpan dalam laboratorium dengan suhu -98 derajat celcius.  Jika progam bayi tabung gagal, maka embrio yang disimpan ini akan digunakan kembali, tanpa menghilangkan proses awal. Embrio juga sperma akan disimpan dalam keadaan beku.

  • ICSI

Proses IVF yang terakhir adalah ICSI. ICSI bermanfaat untuk mengatasi ketidaksuburan pada pria. Untuk pria yang kurang subur biasanya mempunyai jumlah sperma yang sedikit dan kualitasnyapun yang rendah.  Untuk inseminasi intra ulterin rahim membutuhkan 2 juta sperma. Untuk bayi tabung dibutuhkan hanya 10.000 sperma saja. Pada orang yang normal dibutuhkan 1 juta sperma supaya terjadi pembuahan.  Sperma tersebut akan dicampur dengan sel telur dengan menggunakan alat mikromanipulator. Biaya yang dibutuhkan dalam proses ini adalah Rp 60 juta.

Baca juga: Lakukan Hal Ini Sebelum Anda Menjalani Program Bayi Tabung dalam Waktu Dekat

Demikian informasi mengenai proses bayi tabung. Semogga dapat menambah wawasan anda.

Be the first to comment on "Mengenal Lebih Dekat Tentang Proses Bayi Tabung"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*