Mengoptimalkan Perkembangan Bayi Dengan Memberikan Nutrisi yang Tepat

shutterstock_242483149_resizeMelihat dan mengikuti pertumbuhan dan perkembangan bayi dari hari ke hari semakin menakjubkan menjadi momen yang paling berharga bagi semua orang tua. Tumbuh kembangnya akan semakin optimal jika diberi nutrisi yang baik. Nutrisi ibarat bahan bakar bagi pertumbuhannya. Cara yang paling efektif memberikan nutrisi adalah memperhatikan asupan makanannya.

Salah satu fungsi nutrisi adalah memastikan bayi memiliki fisik dan stamina yang baik, karena fisik yang sehat berhubungan dengan proses pertumbuhan dan perkembangannya yang optimal. Seorang Ahli nutrisi dari Amerika, Shereen Jegtvit menyatakan bahwa nutrisi merupakan proses memasukkan makanan ke dalam tubuh dan makanan yang masuk tersebut dijadikan bahan untuk bertumbuh, bahan untuk energi sehari-hari dan membuat organ tubuh berfungsi dengan baik.shutterstock_446840275_resize

Jika bayi kekurangan nutrisi dalam jangka pendek bisa menyebabkan gangguan pada perkembangan kecerdasan dan rendahnya kemampuan kognitif. Sedangkan efek jangka panjang saat ia mulai beranjak dewasa beresiko mudah terkena penyakit.

Ada beberapa jenis nutrisi yang menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi, yaitu:

Zat Gizi Makro

Zat gizi makro terdiri dari protein, karbohidrat dan lemak. Sumber makanan yang mengandung karbohidrat dikenal dengan istilah makanan pokok, contohnya nasi dan gandum. Sedangkan protein adalah zat pembangun dalam tubuh. Protein tidak dapat berfungsi baik jika tidak mendapatkan sumber energi dari energi lain. Zat gizi mikro yang terakhir adalah lemak yang bertugas sebagai pelarut beberapa vitamin, sumber energy dan melindungi berbagai organ tubuh.

Zat Gizi Mikro

Zat gizi mikro terdiri dari vitamin dan mineral seperti: vitamin A, B, C, D, E dan K.Sedangkan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh berupa asal folat, iodium, kolim, zat besi, kalsium, kalium, magnesium dan zat seng.

Jenis-jenis zat giji mikro dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu pertumbuhan sel, tulang, gigi dan lain-lain. Selain itu zat mikro membantu proses metabolism dan pencernaan, pembentukan imun di dalam tubbuh, mengendalikan syarat, tekanan darah dan melancarkan cairan tubuh.

Asam Lemak

Jensi nutrisi asam lemak tidak kalah penting dengan zat gizi mikro dan makro. Asam lemak seperti omega 3 memiliki peran dalam mengembangkan fungsi kognitif dan pembentukan sel tubuh yang sehat. Ada 3 jenis omega 3 yaitu asam docosahexaenoic (DHA), asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam alfa linolenat (ALA),. Ketiga jenis asam tersebut diperlukan oleh tubuh.

Phytochemicals dan Antioksidan

Kandungan nutrisi phytochemicals bisa ditemukan di berbagai jenis sayur mayor dan buah-buahan. Phytochemicals berfungsi mengurangi peradangan saat terserang alergi. Sedangkan kandungan antioksida dapat melindungi kulit dan tubuh dari sengatan sinar matahari, polusi dan asap.

Pemberian asupan makanan yang sehat lebih efektif jika proses pengolahan dan pemberiannya tepat. Makan sehat harus memperhatikan jenis, jumlah dan jadwal. Karena pertumbuhan dan pekembangan bayi tidak hanya pemenuhan kebutuhan kalori dan metabolisme tubuh saja, tetapi juga untuk energy yang digunakan saat aktivitas sehari-hari.

Be the first to comment on "Mengoptimalkan Perkembangan Bayi Dengan Memberikan Nutrisi yang Tepat"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*