Mewaspadai Mainan Bayi yang Berbahaya

Salah satu keasyikan dan kebahagiaan orang tua yang memiliki bayi adalah ketika melihat bayinya tumbuh dan berkembang dengan baik. Ketika bayi sedang dalam masa perkembangan, semakin banyak kebisaan yang dilakukan bayi, mulai dari dapat melihat gerakan, menggenggam, dan bahkan mulai menjangkau benda-benda menarik yang ada di sekitarnya. Saat bayi sudah dapat menggenggam barang dengan erat dan mulai tertarik memegang berbagai benda dalam jangkauannya, saat itulah waktu yang tepat bagi orang tua untuk memberikan masinan kepada bayinya. Memilihkan mainan yang tepat dapat membantu tumbuh dan kembang bayi menjadi semakin pesat. Banyak sekali jenis mainan yang bisa menstimulasi perkembangan bayi, terutama tumbuh kembang otaknya. Namun sayangnya, tidak semua mainan yang dijual di pasaran aman untuk dimainkan bayi. Berikut ini akan dibahas mengenai jenis-jenis mainan bayi yang berbahaya dan harus diwaspadai.

Mainan dengan Bahan yang Keras atau Tajam

Umumnya, semua benda yang menarik bagi bayi akan dijadikan sebagai mainan, tidak peduli itu bungkus makanan atau bahkan kertas biasa, semua benda dianggap sebagai mainan, sebab bayi belum bisa membedakan mana benda yang aman untuk dimainkan dan mana benda yang berbahaya untuk dimainkan. Oleh sebab itu, adalah kewajiban dan tugas orang tua untuk memilihkan mainan bayi yang aman. Hindarilah mainan yang diproduksi dari bahan yang keras atau tajam, sebab berpotensi melukai bayi ketika mereka sedang memainkannya. Misalnya, mainan yang bentuknya ada bagian yang runcing, menyiku, atau bahkan tajam. Sebaiknya, pilihkan mainan yang diproduksi dari bahan yang lembut dan tidak berbentuk tajam.

Mainan yang Diproduksi dengan Bahan Pewarna

Banyak sekali jenis mainan anak-anak atau bayi yang diproduksi dengan bahan pewarna buatan yang mengandung bahan kimia yang tentu akan sangat berbahaya bagi bayi. Mainan dengan bahan pewarna buatan biasanya akan mudah luntur, sehingga jika tersentuh kulit bayi bisa berbahaya, sebab kulit bayi sangat sensitif. Selain itu, sudah menjadi kebiasaan bayi untuk menjilat berbagai benda yang menarik bagi mereka. Jika mainan yang mengandung pewarna buatan atau bahan kimia itu dijilat oleh bayi, tentu akan sangat membahayakan keselamatan bayi.

Mainan yang Terlalu Kecil atau Terlalu Besar

Sesuaikanlah ukuran mainan dengan postur tubuh dan usia bayi. Mainan yang terlalu besar akan menyulitkan bayi ketika memainkannya, sebab mungkin bobotnya terlalu berat atau sulit dimainkan bayi. Begitu juga dengan mainan yang terlalu kecil, juga berbahaya bagi bayi sebab bayi cenderung suka menjilat dan menelan benda-benda kecil yang berada di sekitarnya sebab mereka anggap sebagai makanan. Oleh sebab itu, pilihlah mainan yang ukurannya ideal, yaitu maksimal separuh dari postur tubuh bayi, dan tidak lebih kecil dari genggaman tangan bayi agar mainan tersebut tidak dapat ditelan oleh bayi.

Selain jenis-jenis mainan bayi yang berbahaya dan perlu diwaspadai sebagaimana dijelaskan di atas, hindari pula mainan yang tidak sesuai dengan jenis kelamin bayi, sebab akan berdampak pada perkembangan psikologis bayi.

 

Be the first to comment on "Mewaspadai Mainan Bayi yang Berbahaya"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*