Penjelasan Lebih Jelas Tentang Bayi Tabung IVF

Penjelasan Lebih Jelas Tentang Bayi Tabung IVF

Apakah anda pernah mendengar istilah bayi tabung ? Mungkin yang pertama kali anda bayangkan adalah bayi yang berada di dalam tabung. Namun sayangnya anda salah. Bayi tabung  atau Fertilisasi In Vitro atau in Vitro Fertilisation disingkat IVF adalah bayi hasil dari proses pembuahan yang terjadi di luar sistem reproduksi manusia, dan dilakukan di laboratorium dan dokter menyebutnya dengan istilah “tabung “.  Hasil dari pembuahan tersebut lalu ditanam ke rahim ibu.

Penjelasan Lebih Jelas Tentang Bayi Tabung IVF

Ternyata, prosedur IVF ini sudah berlangsung sejak tahun 1978 lho.  Kelahiran bayi tabung bernama Louise Brown tahun 1978 adalah kesuksesan IVF pertama di dunia.  Kesuksesan dari kelahiran bayi IVF bernama Louise Brown ini tidak lepas dari dari peran dari ahli kandungan dan kebidanan dari Rumah sakit Olddham Inggris yakni Patrick C. Steptoe dan Dr Robert Edwards yaitu seorang dokter dan peneliti medis.  Bahkan, sampai sekarang Louise masih hidup, sehat dan bekerja di sebuah pusat perawatan bayi di Inggris.

Teknik reproduksi buatan seperti IVF ini menjadi solusi bagi pasangan yang ingin memiliki anak namun terhalang oleh masalah kesuburan atau masalah genetik.  Bahkan teknik reproduksi buatan ini dipakai oleh 70 % dari semua pasangan yang menginginkan mendapatkan keturunan.

Sebenarnya IVF bukan merupakan  satu-satunya jalan keluar bagi pasangan yang mengalami masalah genetik atau kesuburan. Ada beberapa pilihan lain seperti dengan minum obat kesuburan untuk meningkatkan produksi telur. Namun ada  beberapa orang memberikan alasan mengapa mereka memilih IVF yaitu karena:

  • Kondisi kesehatan

Bagi orang yang mengidap suatu penyakit, seperti kanker tentu akan membutuhkan suatu perawatan yang dapat mengganggu kesuburannya. Dengan begitu mereka memilih IVF jika ingin memiliki anak, untuk menjaga sel telur agar dapat digunakan.

  • Kelainan Genetik

Bagi pasangan yang tidak menginginkan menularkan kelainan genetik pada keturunannya, maka mereka akan menjalani proses diagnosis genetika pra implantasi atau PGD.  Teknik ini memmeiliki kemungkinan yang berhasil dan kelahiran bayinya pun normal, yaitu dengan memastikan hanya embrio yang sehat yang akan dipilih untuk ditanam di rahim ibu.

  • Kualitas sprema yang rendah

Proses pembuahan akan sulit jika kualitas sperma pria rendah. IVF dapat dijadikan solusi jika ada masalah yang tidak dapat diperbaiki, seperti kualitas sperma ini.

  • Infertilitas yang belum ditentukan

Kadangkala ada tidak ada alasan mengapa terjadi ketidaksuburan pada salah satu pasangan.  Untuk itu IVF dipilih sebagai solusi bagi mereka yang tidak menemukan jawaban atas penyebab ketidaksuburannya.

  • Ligasi Tuba

Ada beberapa wanita yang menjalani pross Ligasi Tuba untuk mencegah kehamilan. Namun, kadangkala mereka akan berubah pikiran, jadi mereka akan menjalani pembalikan ligasi tuba. Nah solusinya adalah dengan IVF.

  • Ovarium Prematur

Bagi wanita yang menginjak usia 40 tahun tidak dapat menhasilkan cukup estrogen sehingga akan sulit hamil. Program bayi tabung dapat dijadikan solusi.

  • Resiko kehamilan

Kehamilan dapat menyebabkan resiko kesehatan yang serius bagi wanita, IVF dipandang sebagai solusi bagi mereka yang benar-benar menginginkan kehadiran anak.

Baca juga: Kapan Sebaiknya Program Bayi Tabung Dilakukan? Simak Jawaban Tepatnya Berikut Ini!

Nah itu dia beberapa hal yang menyebabkan seseorang untuk memilih mempunyai anak dengan prosesIVF atau  bayi tabung. Semoga informasi ini bermanfaat!

Be the first to comment on "Penjelasan Lebih Jelas Tentang Bayi Tabung IVF"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*