Sekilas Tentang Leukimia dan Cara Mencegah Leukimia

Apa yang ada di benak Anda saat mendengar soal leukimia? Mungkin sebagian besar dari kita akan menjawab “menakutkan”. Ya, leukimia atau kanker darah ini merupakan suatu perkembangan yang tidak normal dari sel darah putih pada tubuh. Sel darah putih yang seharusnya berfungsi untuk melindungi tubuh dari berbagai pajanan bakteri, virus atau benda asing lainnya, berbalik justru menyerang tubuh sendiri. Leukimia pada anak menduduki peringkat tertinggi untuk penyebarannya, meski tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga terserang leukimia ini.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sel darah putih yang awalnya berfungsi melindung tubuh, pada penderita leukimia justru akan merusak sel sehat dan menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun. Hal ini karena sumsum tulang sebagai tempat produksi sel darah, memproduksi sel darah ptih dalam bentuk atau pun jumlah yang tidak normal. Sel yang tidak normal ini akan menumpuk serta bisa menyebar ke organ lainnya seperti paru paru, ginjal bahkan ke otak.

Ada pun gejala kanker darah ini muncul dengan beragam kondisi. Setiap jenis kanker darah ini ada indikasi yang berbeda bergantung jenis mana yang diidap. Meski demikian, ada beberapa gejala umum yang lazim ditemui pada penderita kanker darah, antara lain rasa lelah dan lemas yang berkelanjutan, demam dan sakit kepala yang tidak kunjung reda. Beberapa kasus bahkan juga disertai muntah muntah. Kemudian biasanya juga diikuti dengan nyeri tulang atau sendi dan terjadi penurunan berat badan. Tanda khas yang patut diwaspadai adalah seringnya terjadi pendarahan tanpa penyebab yang jelas seperti misalnya mimisan atau memar padahal tidak terbentur sesuatu. Terakhir, ada kemungkinan muncul bintik bintik merah.

Saat ini penyebab pasti dari kanker darah belum diketahui. Namun kemungkinan besar hal ini karena adanya mutasi DNA pada leukosit. Ada pun beberapa faktor risiko yang mungkin meningkatkan angka kejadian kanker darah ada beberapa.  Yang pertama adalah faktor keturunan. Genetika sangat berperan penting terhadap angka kejadian kanker darah. Seorang individu yang memiliki garis keturunan ada riwayat kanker darah, berpotensi terkena lebih besar dibandingkan yang tidak ada riwayat. Selain itu, pada penderita penyakit genetis seperti down syndrome dan penyakit genetika lainnya juga berisiko lebih besar mengidap leukimia.

Faktor risiko selanjutnya adalah merokok. Tidak dipungkiri lagi bahwa rokok akan meningkatkan risiko terkena segala macam jenis penyakit, termasuk kanker darah dan kanker paru paru. Cara mencegah leukimia yang paling sederhana adalah dengan berhenti merokok atau menghindarkan diri serta anak anak dari paparan asap rokok.

Ada juga yang pernah menjalani kemoterapi atau radioterapi karena kanker jenis lain, namun ternyata jugacmenjadi pemicu timbulnya kanker darah ini. (Untuk caracmencegah leukimia yang lain bisa Anda baca di https://review.bukalapak.com/mom/hindari-leukimia-pada-anak-dengan-hidup-sehat-dan-ketahui-5-faktor-penyebabnya-40438)

Untuk menegakkan diagnosis leukimia ini, dokter akan melakukan serangkaian tes. Mulai dari anamnesis atau menanyakan riwayat dan gejala yang dirasakan penderita, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik yang meliputi tanda tanda leukimia seperti kulit pucat akibat anemia, pembengkakan limfonodi dan lainnya. Jika ada kecurigaan yang mengarah ke leukimia, dokter akan mengarahkan untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut dan bahkan melakukan aspirasi biopsi pada sumsum tulang belakang.

Untuk pengobatan dari kanker darah ini, dokter juga tidak akan mengambil keputusan begitu cepat. Ada banyak pertimbangan sebelum melakukan terapi berdasarkan kondisi kesehatan, usia dan pertimbangan lainnya. Namun secara garis besar, biasanya akan dilakukan kemoterapi dan radiasi untuk mencegah sel berkembang dengan cepat. Terakhir, ada metode terbaru yang memungkinkan untuk transplantasi sel induk atau stem cell untuk menggantikan sumsum tulang yang sakit, namun metode ini masih dalam pengembangan.

Be the first to comment on "Sekilas Tentang Leukimia dan Cara Mencegah Leukimia"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*