Tidak Hanya Menjangkit Orang Dewasa, Leukimia Ternyata Juga Penyakit Anak Balita

( Foto : News Medical )

 

Beberapa waktu lalu pemberitaan hiburan Indonesia dikagetkan dengan pengakuan penyanyi sekaligus rappe,r Denada mengenai kondisi kesehatan anaknya. Anaknya yang masih balita didiagnosa mengidap kanker darah atau juga dikenal dengan sebutan Leukimia. Penyakit ini membuat anaknya harus dirawat secara intensif di salah satu rumah sakit di Singapura. Bahkan kabarnya rambut sang anak sudah mulai rontok dikarenakan perawatan kemoterapi yang dijalaninya. Sebenarnya apa sih penyebab leukimia pada anak ?

Leukimia adalah kanker jaringan pembentukan darah, yaitu keadaan di mana sumsum tulang mulai membuat banyak sel darah putih secara tidak normal. Keadaan ini mengakibatkan sel darah putih yang sangat banyak jumlahnya menghancurkan dan menggantikan sel yang menghasilkan sel darah normal.

 

Penyebab penyakit leukimia pada anak sebenarnya belum diketahui secara pasti. Namun terdapat beberapa faktor yang dipercaya dapat meningkatkan risiko leukimia, di antaranya ;

  1. Radiasi

Inilah salah satu alasan mengapa wanita hamil sangat tidak disarankan melakukan rontgen. Paparan radiasi dari sinar rontgen dan mengakibatkan kerusakan sel-sel tubuh sehingga meningkatkan risiko kanker.

  1. Zat Kimia

Racun lingkungan dan bahan kimia industri seperti insektisida serta obat-obatan kemoterapi juga dapat mengakibatkan leukimia. Unsur kimia yang bersifat radioaktif yaitu Radon juga berpotensi mengakibatkan leukimia.

  1. Down Syndrome

Penderita Down Syndrome memiliki potensi leukimia akut 20 kali lebih besar dari orang normal.

  1. Virus

Virus-virus yang bisa menyebabkan leukimia pada anak antara lain retrovirus dan virus leukimia feline.

 

( Foto : News Scientist )

 

Gejala-gejala penyakit anak balita leukimia pada anak di antaranya ;

  1. Mengalami anemia sehingga terlihat pucat.
  2. Demam tinggi dan menggigil.
  3. Mudah kelelahan.
  4. Kurang selera makan.
  5. Mudah memar dan pendarahan.
  6. Mengalami penurunan berat badan yang drastis.
  7. Mengalami pembengkakan pada kelenjar getah bening.

 

Macam-macam kasus penyakit anak balita leukimia ;

  1. Leukimia Lympoblastic Akut (ALL),

Merupakan jenis kanker darah yang sangat cepat berkembang dan secara tiba-tiba. 80% pengidapnya adalah anak-anak yang berusia kurang dari 5 tahun. Jenis kanker ini terjadi pada saat sumsum tulang belakang mengembangkan DNA. Dalam kondisi ini bisa mengakibatkan sel-sel yang sehat berhenti berkembang dan bahkan mati. Sebaliknya sel-sel yang terinfeksi akan berkembang dengan sangat cepat.

Walaupun belum pasti apa yang menjadi penyebabnya, para dokter menemukan bahwa mayoritas jenis kanker darah ini diturunkan secara genetik.

 

  1. Acute Myelogenous Leukimia (AML)

Acute Myelogenous Leukimia (AML) juga biasa disebut dengan istilah leukemia myeloid akut, merupakan leukimia ke dua yang banyak menjangkiti anak-anak. AML terjadi saat DNA sel berkembang di dalam sumsum tulang belakang yang rusak sehingga menyebabkan produksi sel darah merah menjadi tidak merata.

 

  1. Leukimia Hebrida

Leukimia Hebrida biasa dikenal dengan istilah Lineage Leukimia. Kanker leukimia jenis termasuk yang langka, gejalanya merupakan perpaduan antara Leukimia Lympoblastic Akut ( ALL ) dan Acute Myelogenous Leukimia (AML).

 

  1. Juvenile Myeolomonocyti Leukimia ( JMML )

Merupakan jenis kanker yang juga sangat langka namun tidak dikategorikan sebagai leukimia akut maupun kronis. Sel-sel penyakit leukimia ini berkembang tidak secepat Leukimia Lympoblastic Akut (ALL ) dan Acute Myelogenous Leukimia (AML). Leukimia jenis ini sering menjangkiti anak-anak berusia di bawah 4 tahun.

 

 

 

 

 

Be the first to comment on "Tidak Hanya Menjangkit Orang Dewasa, Leukimia Ternyata Juga Penyakit Anak Balita"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*