Tips Cara Merawat Bayi yang Baru Lahir

Seorang ibu yang baru melahirkan, terutama setelah kelahiran anak pertama, seringkali dilanda kecemasan karena khawatir memikirkan bagaimana cara merawat bayinya. Ibu yang baru memiliki anak pertama memang biasanya sangat canggung, khawatir jika apa yang dilakukannya terhadap si bayi akan membuat bayinya tidak nyaman, dan serba khawatir apakah pakaian dan popok yang dikenakan oleh si bayi tidak menyebabkan iritasi. Setiap hal akan menjadi pikiran dan kekhawatiran seorang ibu, sebab setiap ibu selalu ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya. Merawat bayi memang bukan pekerjaan ringan dan mudah. Bayi harus dirawat dengan benar dan dijaga kebersihannya agar terhindar dari serangan penyakit. Setiap hal yang berhubungan dengan bayi harus diperhatikan, mulai memberi bantal yang lembut, alas kasur yang nyaman, hingga pakaian yang nyaman. Berikut ini adalah tips cara merawat bayi yang baru lahir untuk ibu yang belum berpengalaman.

  • Merawat Tali Pusar

Bayi yang baru lahir tali pusarnya atau tali pusatnya belum terlepas atau putus secara sempurna. Jika tidak dirawat dengan baik, daerah pusar si bayi akan mudah terkena infeksi, terutama terkena gejala kemerahan di sekitar perutnya. Usahakan tali pusar si bayi harus selalu kering dan steril. Jika terkena air secara tidak sengaja saat mandi, segera keringkanlah air tersebut dengan cutton buds atau kain kasa yang steril. Tali pusar si bayi biasanya akan putus secara sempurna sekitar satu hingga dua minggu. Selama tali pusarnya belum lepas, tidak dianjurkan untuk memberikan alkohol pada bagian perut bayi, sebab biasanya minyak kayu putih atau minyak telon bayi ada yang mengandung alkohol. Usahakan juga tali pusar tetap terbuka agar tidak lembab.

Baca juga: Tips Merawat Bayi yang Terkena Demam Agar Cepat Sembuh

  • Memberikan ASI secara Ekslusif

Tips cara merawat bayi baru lahir yang sangat dianjurkan adalah memberikan ASi secara ekslusif. Pada beberapa bulan pertama kelahiran bayi, penyebab terbesar bayi menangis adalah karena lapar. Seorang ibu harus mengerti waktu-waktu lapar pada bayi. Usahakan menawarinya ASI setiap terjaga dari tidur, berselang satu jam sekali, atau setidaknya lima kali dalam sehari. Umumnya, bayi akan menyusu hingga lebih dari 30 menit. ASI sebisa mungkin diberikan pada pagi, siang, sore, malam, dan dinihari ketika terjaga. ASI merupakan cara yang paling efektif untuk membuat bayi tetap nyaman sehingga tidak rewel.

  • Memberikan Lingkungan yang Nyaman

Bayi yang baru lahir akan merasakan dunia yang sama sekali baru, berbeda jauh dengan ketika masih di dalam rahim. Ketika di dalam rahim, bayi akan sangat tenang, asupan gizinya pun sangat lancar karena makanan yang dikonsumsi sang ibu akan tersalurkan pada janinnya melalui plasenta. Cara merawat bayi baru lahir yang dianjurkan adalah membuat lingkungan yang dibuat senyaman mungkin sebagaimana rahim seorang ibu, terutama kamar atau tempat tidurnya. Suhu ruangan sebaiknya antara 25-30 derajat celcius sebab itu adalah suhu yang paling normal. Usahakan ruangan tidak terlalu silau, pilihlah lampu kamar dengan warna lembut dan teduh. Usahakan pula lingkungan bayi tidak berisik, tidak ramai, dan bebas dari nyamuk atau serangga agar bayi bisa nyaman.

 

Be the first to comment on "Tips Cara Merawat Bayi yang Baru Lahir"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*