Tips Memilih Boneka Bayi yang Aman untuk Balita

Bayi yang berusia kurang dari lima tahun atau balita umumnya selalu mencari benda-benda tertentu untuk dijadikan mainan. hampir setiap benda yang menarik perhatiannya akan dijadikan mainan, termasuk juga benda keras yang berada di sekitar kamarnya. Agar terhindar dari memainkan benda-benda yang berbahaya, orang tua hendaknya menyediakan mainan khusus di sekitar tempat tidur atau kamar bayi agar ketika bayi hendak bermain, ia akan menjangkau mainan-mainan yang memang aman dan sesuai dengan usianya. Salah satu jenis mainan yang cocok dimainkan oleh bayi adalah boneka. Terdapat banyak sekali jenis boneka untuk bayi, baik dari segi bentuk dan bahan. Boneka bayi tidak hanya identik dengan anak perempuan, sebab terdapat banyak jenis boneka untuk bayi laki-laki. Saat ini, terdapat banyak sekali pilihan boneka yang dijual di pasaran, dari segi bentuk, model, dan bahannya. Namun, tidak semua boneka yang dijual di pasaran aman untuk dimainkan bayi. berikut ini adalah beberapa tips memilih boneka yang aman untuk balita.

Memilih Boneka yang Bahannya Aman

Di pasaran, terdapat banyak sekali jenis dan bentuk boneka anak, mulai dari yang berbentuk binatang hingga tokoh kartun. Apapun bentuk boneka yang dipilihkan pada bayi, pilihlah boneka yang bahannya aman, yaitu boneka yang tidak mengandung bakan kimia. Jangan memilih boneka yang memakai aksesoris seperti kalung atau gelang, karena bayi sangat mudah tertarik dengan benda yang asing dan mencolok. Bayi akan cenderung memasukkan benda-benda yang asing ke dalam mulutnya karena dianggap sebagai makanan. Jangan memilih boneka dengan bulu-bulu yang mudah rontok karena akan membahayakan bayi. Pilihlah boneka dengan bahan lembut namun kuat, sebab bayi umumnya penasaran ingin menarik-narik boneka. Boneka yang tidak kuat dan jahitannya mudah lepas akan berbahaya terutama jika bagian isi boneka keluar.

Memilih Boneka yang Sesuai dengan Ukuran Bayi

Jangan pernah memberikan boneka bayi yang ukuran bonekanya lebih besar dari tubuh si bayi. Boneka tersebut berpotensi menakuti si bayi. Selain itu, bayi yang cenderung penasaran biasanya akan tetap berusaha mengangkat atau menggendong boneka tersebut sehingga akan membahayakan bayi. Selain boneka yang sangat besar, boneka yang sangat kecil juga berbahaya, kerena bayi akan menggingit bahkan berusaha menelan boneka tersebut. Pilihlah boneka dengan ukuran minimal panjang seukuran tangan bayi, dan besarnya tidak lebih dari badan bayi.

Memilih Boneka yang Sesuai dengan Jenis Kelamin Bayi

Pilihlah boneka bayi yang sesuai dengan jenis kelamin si bayi, sebab menurut penelitian, boneka dapat berpengaruh pada pembangunan karakter bayi. Bayi akan selalu berusaha berinteraksi dengan bonekanya, sehingga boneka bisa merangsang rasa simpati dan empati pada bayi. Jika bayi berjenis kelamin laki-laki, berikanlah boneka berbentuk binatang atau tokoh kartun laki-laki. Sebaliknya jika bayi berjenis kelamin perempuan, berikanlah boneka dengan tokoh kartun wanita atau hewan yang lucu seperti beruang.

 

Be the first to comment on "Tips Memilih Boneka Bayi yang Aman untuk Balita"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*