Tips Memilih Mainan Bayi yang Aman dan Tepat

Ketika bayi mulai tumbuh dan berkembang, bayi mulai belajar mengenali benda-benda yang ada di sekitarnya. Tidak sekadar berusaha mengenali benda-benda yang bagi mereka terlihat menarik, bayi juga biasanya akan berusaha menggapai atau menyentuh benda-benda yang ada di sekitarnya untuk dijadikan mainan. Ketika bayi sudah berusaha menyentuh, menggenggam, bahkan tertarik untuk memain-mainkan benda-benda di sekitarnya, itulah waktu yang tepat bagi orang tua untuk memberikan mainan kepada bayinya. Mainan bayi memang harus diberikan pada waktu yang tepat, sebab jika terlalu dini memberikan mainan pada bayi, justru tidak aman bagi bayi. Begitu pula jika terlambat memberikan mainan pada bayinya, maka pertumbuhan otak motorik bayi cenderung stagnan, sebab mainan yang tepat dapat menjadi stimulus bagi tumbuh kembang otak bayi. Berikut ini adalah beberapa tips memilih mainan yang aman dan tepat untuk bayi.

Baca juga: Mainan yang Sesuai dengan Perkembangan Bayi Usia 2 Bulan

Bahan Mainan yang Aman

Hal yang paling penting untuk dipertimbangkan ketika memilih mainan bayi adalah memperhatikan bahannya. Sebab banyak sekali mainan untuk bayi yang diproduksi dari bahan-bahan berbahaya, tidak aman, dan tidak ramah bagi bayi. Bahan-bahan yang berbahaya misalnya adalah bahan yang mudah patah, terlalu tajam, dan mengandung campuran bahwan pewarna atau bahan kimia yang tentu akan berbahaya bagi kulit bayi. Sementara bahan yang tidak ramah misalnya adalah bahan yang terlalu keras sehingga bayi tidak nyaman ketika menyentuh atau memegang mainan tersebut. Pilihlah mainan dengan bahan yang aman, misalnya silikon tanpa pewarna kimia yang tidak mudah patah dan cenderung lembut dan tidak kasar.

Perhatikan Bentuk Mainan

Banyak sekali jenis mainan khusus bayi atau anak yang bentuknya tidak ramah bahkan berbahaya bagi bayi. Misalnya, mainan dengan bentuk yang menyiku, tajam, atau potongannya kurang halus. Mainan tersebut akan berbahaya bagi bayi, sebab bagian yang tajam berpotensi melukai tubuh bayi, dan bagian yang potongannya kasar juga berpotensi menggores kulit bayi. Sebaiknya, untuk bayi di bawah satu tahun, pilihkanlah mainan berbentuk bulat atau lonjong, yang tidak memiliki sisi yang tajam atau potongan yang kasar agar aman dimainkan oleh bayi.

Perhatikan Ukuran

Perhatikan juga ukuran atau besar mainan yang disesuaikan dengan postur tubuh bayi. Mainan bayi yang berukuran lebih besar dari bayi akan membuat bayi ketakutan, selain itu tentu akan menyulitkan si bayi untuk memainkan mainan tersebut. Sebaiknya, mainan bayi besarnya maksimal separuh badan bayi, tidak lebih. Sementara untuk ukuran minimal, pastikan bahwa ukuran mainan tidak akan tertelan oleh bayi. Jangan memilihkan mainan yang terlalu kecil, sebab rasa ingin tahu bayi yang sangat tinggi biasanya akan membuat mereka berusaha memakan atau menelan mainan tersebut karena bayi masih beranggapan bahwa semua benda yang ada di sekitar mereka bisa dimakan.

Be the first to comment on "Tips Memilih Mainan Bayi yang Aman dan Tepat"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*