Tips Memilih Makanan Bayi untuk MPASI

Seorang ibu biasanya akan berusaha memberikan ASI secara ekslusif kepada bayinya. ASI ekslusif biasanya diberikan selama kurang lebih dua tahun. Namun ketika bayi sudah memasuki usia enam bulan, kebutuhan gizi bayi biasanya akan semakin meningkat. ASI mungkin masih cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi, namun untuk tumbuh kembang yang lebih pesat dan memperkenalkan bayi kepada berbagai rasa dan tekstur makanan lain selain ASI, biasanya ibu atau orang tua akan memberikan MPASI atau makanan pendamping ASI. Tentu saja, memilih MPASI tidak boleh sembarangan, sebab pencernaan bayi tidak seperti orang dewasa, sehingga orang tua harus dapat memberikan MPASI yang tepat sekaligus aman bagi bayinya. MPASI yang salah bukan hanya menyebabkan bayi tidak nyaman ketika memakannya, namun juga mengganggu tumbuh kembang bayi bahkan berbahaya bagi kesehatan bayi. Berikut ini adalah beberapa tips memilih makanan bayi untuk MPASI.

Baca juga: Bahan Mpasi Jenis Bubur Sebagai Makanan Terbaik Untuk Bayi

Makanan Berbahan Alami

MPASI yang paling aman adalah yang berbahan alami, seperti sayuran dan buah-buahan. Sayuran seperti bayam, sawi, kangkung, dan berbagai sayuran jenis dedaunan lainnya (sayuran hijau) bagus untuk makanan bayi pendamping ASI. Wortel juga bagus untuk bayi. Sementara untuk buah-buahan, buah apel, pir, alpukat, melon, dan buah-buahan yang biasa dijadikan sebagai jus sangat baik untuk bayi.

Menghaluskan Makanan

Pastikan bahwa jenis makanan berbahan alami sebagaimana disebutkan diatas dihaluskan terlebih dahulu sebelum diberikan kepada bayi. Sebagaimana dijelaskan di awal, kemampuan sistem pencernaan bayi tentu belum sebaik orang dewasa, selain itu bayi juga belum memiliki kemampuan maksimal untuk mengunyah makanan. Makanan bertekstur halus dengan sedikit encer (tidak terlalu padat) akan sangat mudah dicerna bayi. Ketika dihaluskan, usahakan menghindari bahan-bahan campuran seperti micin, garam, dan gula, kecuali memang diperlukan untuk menyedapkan rasa. Biarkan makanan berbahan alami tersebut terhidang tanpa bahan campuran. Kalaupun ingin agar rasa makanan yang dihaluskan tersebut lebih enak, tambahkan saja susu cair.

Alternatif MPASI

Sebagai variasi, jika MPASI berupa buah-buahan atau sayuran membuat bayi bosan dan agar bayi terbiasa menikmati makanan lainnya, pilihlah alternatif MPASI yang memang diperuntukkan bagi bayi, seperti bubur, biskuit yang teksturnya sangat lembut, dan berbagai jenis makanan halus lainnya seperti tajin, bubur merah, dan berbagai makanan MPASI kemasan yang memang diperuntukkan bagi bayi. MPASI berupa makanan kemasan yang tidak alami sebaiknya diberikan ketika sarapan.

Dalam sehari, MPASI sebaiknya diberikan selama tiga kali saja, yaitu ketika sarapan, makan siang, dan malam hari. Ketika malam hari, sebaiknya memberikan MPASI berbahan sayuran atau buah-buahan agar membantu memperlancar pencernaan bayi. Sementara untuk waktu-waktu lain ketika bayi lapar, berikanlah susu, utamakan pemberian ASI, sebab sebaik-baiknya makanan bayi tidak ada yang dapat mengalahkan kandungan ASI.

 

Be the first to comment on "Tips Memilih Makanan Bayi untuk MPASI"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*