Tips Memilih Makanan Bayi yang Aman dan Sehat

Ketika bayi mulai bisa mengkonsumsi makanan selain ASI, biasanya orang tua akan cenderung ingin memberikan makanan apa saja kepada bayinya, dan bahkan sebagian besar orang tua merasa senang jika bayinya mau memakan setiap makanan yang diberikan. Padahal sebenarnya, tidak semua jenis makanan cocok dan aman diberikan kepada bayi. sistem pencernaan bayi yang belum sempurna dan belum dapat bekerja secara maksimal harus menjadi pertimbangan orang tua ketika akan memilihkan makanan yang tepat bagi bayinya. Misalnya, gigi bayi yang belum terlalu kuat tentu akan sangat riskan jika diberi makanan bertekstur keras. Setiap orang tua harus mempertimbangkan faktor keamanan dan kesehatan ketika akan memilihkan makanan bagi bayinya. Berikut ini adalah tips memilih makanan bayi yang aman dan sehat untuk bayi Anda.

Disesuaikan dengan Usia Bayi

Makanan yang akan diberikan oleh orang tua harus disesuaikan dengan usia si bayi. Misalnya akan memberikan produk kemasan berupa susu bayi atau bubur bayi, pada kotak kemasan biasanya tertera usia bayi yang disarankan untuk mengkonsumsi makanan tersebut. Kriteria pembagian umur makanan bukan hanya soal komposisi, tetapi setiap produsen makanan di bawah pengawasan BPOM akan memproduksi makanan dengan tekstur yang sesuai dengan usia bayi. Misalnya, biskuit untuk bayi berusia 6 bulan diproduksi lebih lunak dan lebih lembut dari biskuit untuk bayi berusia 9 bulan. Pilihlah makanan bayi yang sesuai usia bayi agar bayi bisa nyaman ketika mengkonsumsi makanan tersebut.

Pilih Makanan yang Alami

Selain mempertimbangkan faktor usia bayi, faktor gizi juga harus menjadi bahan pertimbangan orang tua. Pilihlah makanan yang bergizi untuk bayi, salah satunya adalah dengan memberikan makanan yang alami seperti buah-buahan dan sayuran. Olahlah bahan makanan alami tersebut agar nyaman dikonsumsi bayi, misalnya dengan cara dihaluskan atau dibuat menjadi bubur. Misalnya, mengolah kentang menjadi bubur, mengolah dengan cara dipotong-potong kecil dan dijadikan sup, dan cara pengolahan lainnya yang tidak akan merusak kandungan gizi pada makanan alami tersebut.

Disesuaikan dengan Kebutuhan Nutrisi

Masing-masing usia bayi memerlukan asupan nutrisi dominan yang berbeda-beda. Agar mendukung tumbuh kembang bayi, pilihlah makanan yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan bayi sesuai dengan usianya. Untuk bayi berusia 0-4 bulan, sebaiknya bayi hanya diberi asupan ASI. Untuk bayi berusia 4-6 bulan,  pilihlah makanan berupa bubur alami untuk makanan pendamping ASI, misalnya bubur beras hingga bubur kentang sekitar 5-8 sendok kecil saja setiap kali makan. Untuk bayi berusia 6-8 bulan, bayi mulai boleh diberikan makanan berupa sayuran yang dimasak lembut. Untuk bayi berusia 8-10 bulan, mulai boleh diberi makanan yang terksturnya sedikit padat, seperti biskuit bayi, sebab pada periode ini gigi bayi mulai tumbuh.

Memberikan makanan bayi yang sesuai dengan usia dan kebutuhan nutrisi bayi adalah cara yang paling aman dan bijak untuk mendukung si bayi agar tumbuh dan berkembang secara maksimal.

Be the first to comment on "Tips Memilih Makanan Bayi yang Aman dan Sehat"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*