Tips Memilih Susu Formula Sebagai Pengganti ASI

Air Susu Ibu (ASI) biasanya memang secara otomatis sesaat sebelum dan setelah melahirkan dan merupakan makanan yang paling ideal dan paling utama bagi para bayi. Sejak ia berusia 0 bulan hingga 6-24 bulan. Tak ada makanan bayi yang lainnya yang dapat menjadi pengganti ASI. Hal ini dikarenakan oleh beberapa hal, di antaranya adalah:

  • ASI memiliki kandungan nutrisi dan suhu yang tepat sesuai kebutuhan buah hati.
  • ASI merupakan sumber gizi yang bisa disediakan dimanapun dan kapanpun dibutuhkan oleh bayi.
  • ASI bisa diperoleh secara gratis, tidak perlu mengeluarkan biaya.
  • Menyusui bisa membangun kedekatan secara emosional antara ibu dan bayi (bonding).
  • ASI memberikan berbagai manfaat bagi bayi: mudah dicerna, mengandung nutrisi yang lengkap dan seimbang, terdapat antibodi alami yang dapat melawan infeksi, meningkatkan kecerdasan IQ, mengurangi resiko asma pada bayi, dan gangguan kesehatan lain seperti diare, alergi, sembelit, obesitas maupun diabetes.
  • ASI bisa memberikan manfaat juga untuk ibu: sebagai kontrasepsi yang alami, mempercepat perampingan tubuh setelah melahirkan, mengurangi resiko kanker ovarium dan payudara, mengurangi pendarahan dan mencegah osteoporosis.

Namun ada kalanya, tidak semua bayi bisa mendapatkan asupan ASI. Mulai dari karena ASI tidak keluar, ibu menderita penyakit tertentu, atau bahkan karena sedari kecil, bayi sudah ditinggalkan ibunya. Atau bisa saja karena sang ibu sudah mulai sibuk bekerja kembali sehingga tak ada waktu cukup untuk memerah ASI atau menyusui sang buah hati secara langsung. Meski bisa saja mencari pengganti ASI dari ibunya sendiri seperti mencari ibu persusuan atau dengan menggunakan susu formula, tetap saja pemilihannya juga tidak boleh sembarangan. Berikut ini panduan memilih susu formula:

  • Jenis sufor yang tepat.

Susu formula (sufor) juga memiliki jenisnya masing-masing, mulai dari susu formula pemula (starting formula) dan juga susu formula lanjutan (follow up formula). Anda harus memahami keduanya, sebab ini ditentukan dari usia sang bayi. Jika masih berusia di bawah 1 tahun maka berikanlah susu formula pemula dan hanya untuk bayi yang tidak mendapat asupan ASI sama sekali. Sedangkan susu formula lanjutan merupakan sufor lanjutan susu formula pemula. Anda bisa membedakannya dari kemasan.

  • Susu formula biasa atau khusus?

Pemilihan susu formula sebagai pengganti ASI selanjutnya berdasarkan riwayat alergi atau kebutuhan khusus dari bayi. Sebab ada susu formula yang dibedakan berdasarkan komposisinya, ada yang berasal dari susu sapi, susu kedelai/soya dan bahan khusus lainnya. Anda harus memilihnya berdasarkan kondisi kesehatan si kecil, apakah ia menderita alergi atau tidak atau memiliki kebutuhan khusus seperti lahir dengan berat rendah dan mengalami gangguan kesehatan lainnya. Namun untuk berjaga-jaga sebaiknya pilih sufor yang rendah kandungan laktosanya.

 

 

Be the first to comment on "Tips Memilih Susu Formula Sebagai Pengganti ASI"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*