Tips Memilih Teether Bayi yang Aman dan Nyaman

Ketika bayi mulai aktif mengkonsumsi makanan selain ASI (Air Susu Ibu), biasanya mereka akan cenderung memasukkan apa saja ke dalam mulutnya untuk dikunyah atau bahkan ditelan kerena menganggap setiap benda adalah manakan. Bayi akan cenderung menggapai sesuatu yang menarik yang bisa dimasukkan ke dalam mulutnya untuk diemut. Oleh sebab itu, orang tua harus benar-benar memperhatikan keamanan bayinya dengan tidak menaruh benda-benda secara sembarangan. Selain itu, orang tua juga harus memfasilitasi bayinya yang mulai suka mengemut atau mengunyah makanan, salah satunya adalah dengan memberikannya teether. Teether merupakan gigitan khusus untuk bayi yang terbuat dari bahan yang lembut namun tidak mudah sobek, sehingga aman ketika digugut atau dikunyah oleh bayi. Teether biasanya diberikan pada bayi yang sudah mulai tumbuh gigi. Berikut ini adalah beberapa tips memilih teether bayi yang aman dan nyaman.

Memperhatikan Bahan

Hal pertama yang harus diperhatikan oleh orang tua ketika memilih teether bayi adalah bahannya. Bahan yang dianjurkan adalah bahan yang terbuat dari karet. Bukan sembarang karet, karet yang paling dianjurkan untuk teether adalah karet alami. Teether dari karet alami ini umumnya berbentuk mirip empeng atau berbentuk seperti ujung dot.

Jangan memilih teether yang bahannya mengandung lateks, bahan pelembut karet seoperti phthalates yang sangat berbahaya bagi bayi karena mengandung karsinogen, dan jangan memilih teether yang mengandung perwarna buatan dan diproduksi dari bahan plastik yang beracun. Selain bahan karet, bahan silikon juga dianjurkan. Teether berbagan silikon bentuknya mirip dengan bahan karet, dan cukup aman bagi bayi sekalipun digigit, sebab tidak akan menyakitkan gigi bayi.

Memperhatikan Bentuk dan Ukuran

Bentuk teether juga harus diperhatikan, sebab bayi akan cenderung menyukai benda-benda denagn bentuk tertentu untuk ditelannya. Bentuk yang paling disarankan adalah yang berbentuk empeng atau berbentuk seperti ujung dot, atau menyerupai puting susu ibu. Naluri anak-anak akan mengetahui benda-benda yang membuat mereka nyaman untuk mengemutnya. Pilihlah teether dengan bentuk yang tidak memiliki ujung-ujung tajam, sebab akan membahayakan gusi bayi.

Untuk ukuran teether, ukuran yang paling dianjurkan adalah seukuran genggaman tangan bayi. Jangan ebrikan teether yang ukurannya terlalu besar sehingga tidak bisa digenggang oleh bayi. Selain itu, jangan pula memberikan teether yang ukurannya terlalu kecil sebab bisa tertelan oleh bayi. Sebisa mungkin, pilihlah teether yang didesain dengan bagian gigitan dan pegangan yang sama-sama terbuat dari karet alami atau silikon berukuran segenggaman tangan bayi. Selain lebih mudah dipegang oleh bayi, bayi akan aman menggigit bagian manapun dari teether tersebut.

Jangan memberikan teether yang terbuat dari bahan yang mengandung pewarna buatan. Pewarna buatan akan sangat bahaya jika terus-menerus diemut, duikunyah, bahkan jika sampai tertelan oleh bayi. Pilihlah teether bayi dengan warna yang alami.

 

Be the first to comment on "Tips Memilih Teether Bayi yang Aman dan Nyaman"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*