Tips Memilih Teether Bayi yang Harus Ayah dan Bunda Ketahui

Berbagai pilihan produk teether bayi sekarang tersedia dipasaran, Anda dapat membelinya di tempat-tempat yang menjual produk perlengkapan bayi. Namun memilih produk khususnya untuk bayi perlu kejelian dan ketelitian orang tua. Teether yang bentuknya unik dan lucu tidak menjamin bahwa produk itu tepat dan efektif untuk bayi Anda.

Ragam Jenis Teether

Selain mengetahui fungsi dari produk yang digunakan, orang tua juga harus pandai memilih produk sesuai dengan perkembangan dan kemampuan bayi. Penggunaan produk yang salah pada waktu pertumbuhannya dapat mempengaruhi efektifitas fungsi produk itu sendiri.

Umumnya teether diberikan saat bayi sudah bisa menggenggam sesuatu, yaitu sejak usianya 4 bulan. Beragam macam produk tersebar di pasaran, mulai dari bentuknya yang unik, warna hingga ukurannya. Karena digunakan sekaligus untuk mainan bayi, teether umumnya menggunakan warna-warna terang yang bervariasi.

Bahan yang digunakan umumnya terbuat dari lateks yang terasa lembut saat digigit. Bagian dalamnya diisi air atau gel. Produk yang berisi gel lebih disarankan terutama untuk kebutuhan saat bayi mulai tumbuh gigi. Gel terasa lebih dingin ketika digigit sehingga rasa nyeri dan gatal pada gusi berkurang.

Cara Tepat Memilih Teether

  1. Pilih teether yang berkualitas, hindari produk yang terbuat dari plastik jenis vinly.
  2. Pilih bentuk teether sesuai dengan bentuk mulut. Bayi yang berusia 4 bulan mulutnya masih mungil. Pilihlah teether yang ukurannya kecil tapi masih bisa digenggam. Ukuran teether yang terlalu besar bisa merepotkan bayi.
  3. Pilih teether bayi yang sesuai dengan pertumbuhan gigi. Anda bisa mengetahui masing-masing fungsi teether dengan membaca petunjuk yang ada pada kemasan produk. Produk teether bisa dibedakan fungsinya yaitu: tahap 1 teether untuk bayi berusia 1 bulan, tahap 2 untuk bayi usia 6 bulan. Lebih lengkap simak fungsi teether berdasarkan tahapan perkembangan bayi berikut ini:

Tahap 1 ; teether ini khusus untuk bayi yang sudah memasuki usia 4 bulan. Fungsinya untuk merangsang pertumbuhan gigi. Umumnya terbuat dari bahan lateks berisi gel atau air. Permukaannya memiliki tekstur berupa bintik bintik kecil. Tekstur tersebut terasa lembut saat digigit dan membantu menghilangkan rasa gatal pada gusi saat gigi akan tumbuh. Bentuknya lebih padat dan pipih.

Tahap 2 ; teether ini cocok untuk bayi yang baru tumbuh gigi. Bisanya awal pertumbuhan gigi diawali 2 gigi bawah di depan. Karena sudah tumbuh gigi maka kemampuan menggigitnya lebih kuat. Karena itu, teether dibuat lebih padat.

Tahap 3 ; teether pada tahap 3 hampir sama dengan tahap 2 namun teksturnya lebih kasar dan bergelombang. Fungsinya untuk merangsang pertumbuhan 2 gigi bagian depan atas.

Tahap 4 ; bentuknya jauh lebih padat dengan tekstur yang lebih kasar. Fungsinya sesuai dengan pertumbuhan gigi yang sudah mulai tumbuh di atas bawah bagian depan. Fungsi teether ini untuk merangsang pertumbuhan gigi di bagian belakang.

Karena teether bayi sering dimainkan dengan cara digigit, penting untuk menjaga dan melakukan perawatan dengan benar.

Be the first to comment on "Tips Memilih Teether Bayi yang Harus Ayah dan Bunda Ketahui"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*