Tips Mpasi Sehat dan Aman untuk Bayi

Ketika bayi sudah menginjak usia di atas 6 bulan, orang tua biasanya akan mulai berpikir untuk memberikan makanan pendamping ASI (Mpasi). Apalagi, memepertimbangkan bayi yang semakin aktif dan sering mencoba memakan setiap sesuatu yang dijangkau mereka, membuat orang tua harus mulai melatih bayinya untuk mengenali makanan selain ASI. Namun, tidak semua makanan boleh diberikan pada bayi. Memilih makanan pendamping ASI untuk bayi harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang, terutama dari segi tekstur makanan dan dari segi gizi. Orang tua tidak boleh memberikan sembarang makanan pada bayi, terutama bayi yang baru mulai mengenal makanan selain ASI. Berikut ini akan dibahas mengenai tips Mpasi sehat dan aman untuk bayi, terutama bayi di antara usia 6-15 bulan.

Cara Memperkenalkan Mpasi

Sebenarnya, bayi mengkonsumsi makanan apa saja sebagai Mpasi, asalkan makanan tersebut aman untuk dikonsumsi. Akan tetapi, setiap bayi memberi respon yang berbeda-beda terhadap makanan yang diberikan. Ada bayi yang langsung suka dan merespon makanan tersebut, tidak sedikit pula yang pastif terhadap jenis makanan baru yang diberikan dan tidak jarang mengeluarkan lagi makanan yang sudah dimasukkan ke dalam mulut. Oleh karena itu, para orang tua harus melatih bayi untuk mengenali makanan secara bertahap. Jika si bayi tidak merespon makanan yang diberikan orang tua dan malah menganggapnya sebagai mainan, orang tua harus bersabar, karena memang setiap bayi memiliki kecepatan yang berbeda-beda dalam merespon hal-hal baru yang mereka temui, termasuk juga makanan. Apalagi, bayi perlu adaptasi terhadap hal-hal baru.

Baca juga: Tips Mpasi yang Aman untuk Bayi

Mulai dari Makanan Bertekstur Cair

Mulailah memberikan Mpasi dari yang bertekstur cair, seperti susu bubuk yang sudah diolah, atau jus buah tanpa bahan pemanis buatan. Berikanlah olahan makanan dari bahan alami seperti buah-buahan yang sudah diproses menjadi lebih cair, seperti jus. Bayi sudah terbiasa dengan makanan yang bertekstur cair, yaitu ASI. Maka jika mereka diberi makanan bertekstur cair terlebih dahulu, maka proses adaptasinya akan lebih cepat. Tips Mpasi yang paling dianjurkan adalah memberikan makanan dengan tekstur cair. Jangan memaksa untuk memberi makanan yang teksturnya keras atau padat, sebab gigi bayi belum kuat, sehingga berpotensi membuat mereka tidak nyaman dengan makanan padat atau keras tersbut.

Jika sudah terbiasa dengan makanan cair selain ASI, tingkatkanlah ke Mpasi yang lebih padat namun tetap lunak, seperti bubur, sup, atau tumbukan ubi-ubian. Bubur kentang sangat dianjurkan untuk diperkenalkan pada bayi ketika memperkenalkan Mpasi yang agak padat. Jika sudah terbiasa mengkonsumsi Mpasi yang agar padat, orang tua bisa memperkenalkan makanan yang agak keras namun aman bagi bayi, misalnya biskuit khusus bayi, roti, buah-buahan seperti anggur, dan makanan lainnya yang mudah digigit dan dikunyah oleh bayi.

Itulah beberapa tips Mpasi sehat dan aman untuk bayi. Jika bayi sudah terbiasa makan makanan berterkstur agak padat, orang tua harus tetap mengawasi bayinya setiap waktu, sebab umumnya bayi akan mencoba memakan apa saja benda yang digapainya.

Be the first to comment on "Tips Mpasi Sehat dan Aman untuk Bayi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*