Tips Penggunaan dan Perawatan Teether Bayi

Bayi yang sedang masa tumbuh gigi biasanya merasa tak nyaman dan cenderung rewel, hal ini seringkali membuat panik para ibu. Padahal yang dibutuhkan bayi adalah kenyamanan, salah satu cara untuk memberikan kenyamanan pada bayi yang sedang rewel karena tumbuh gigi adalah dengan memberinya teether bayi.

baca juga: Teether Bayi yang Tepat Memberikan Kenyamanan Saat Bayi Tumbuh Gigi

Ada banyak sekali jenis teether bayi yang dijual di pasaran, lalu teether atau gigitan bayi seperti apa yang harus dibeli agar tak hanya membuat bayi nyaman, namun juga agar bayi tetap aman. Memberikan bayi teether pun tidak boleh sembarangan, dan berikut ini adlah tips penggunaan serta perawatan teether:

  1. Awasi Penggunaan Teether

Meskipun terbuat dari bahan yang aman, bukan berarti bayi yang menggunakan teether tidak perlu diawasi. Penggunaan teether pun butuh pengawasan agar bayi dapat mempergunakan teether dengan baik sesuai fungsi dari gigitan bayi tersebut. Selain itu juga untuk mencegah bayi menggigit teether yang teah jatuh ke lantai yang tentunya kotor dan banyak kuman.

  1. Jangan Gunakan Teether dalam Jangka Waktu Lama

Segala sesuatu yang berlebihan tentunya tidak baik, begitu juga dalam penggunaan teether. Menggunakan teether secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping yan negatif. Apa akibat negatif itu? Yaitu bayi akan memiliki ketergantungan pada teether dan akhirnya sudah lepas dari gigitan bayi hingga akhirnya jadi sebuah kebiasaan. Selain itu, ketika bayi menggunakan gigitan tentunya akan membuat gigitan menjadi basah sehingga mudah menyerap kotoran serta bakteri, hal ini tentunya bisa memiliki resiko buruk untuk bayi. Penggunaan gigitan bayi yang ideal adalah selama 10-15 menit saja setiap penggunaan.  

  1. Sediakan Teether yang Berbeda Fungsi dan Fitur

Beli teether yang berbeda-beda, 3 atau 4 buah. Hal ini untuk mengurangi kebosanan pada bayi serta memberikan manfaat yan berbeda-beda pula pada fase pertumbuhan gigi bayi.

  1. Bersihkan Teether Secara Rutin

Gigitan bayi yan sudah dipakai harus dibersihkan serta dicuci denan air bersih. Saat-saat kondisi tertentu, misalnya ketika travelling bisa juga membersihkan gigitan bayi menggunakan tisu basah khusus bayi. Jangan lupa juga untuk menstarilkan gigitan bayi, karena benda ini berhubungan langsung dengan mulut bayi. Sterilisasi bermanfaat untuk menghilankan kotoran serta bakteri yang tak kasat mata.

  1. Simpan Teether

Simpan teether dengan baik apabila sudah selesai digunakan. Simpan teether dalam wadah kering serta tertutup setelah teether dibersihkan serta disterilisasikan. Gigitan bayi juga aman apabila disimpan di kulkas, hal ini untuk mengurangi bakteri yang tumbuh, selain itu juga untuk memberikan sensasi dingin ketika digunakan oleh bayi.  

Itulah tips yang bisa dilakukan ketika menggunakan serta merawat bayi. Jangan sampai teether bayi kotor, karena ini bisa mengganggu kesehatan bayi.

 

Be the first to comment on "Tips Penggunaan dan Perawatan Teether Bayi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*