Tips Penting Memilih Mainan Bayi Yang Aman

Bermain bagi bayi tidak hanya membuat hatinya senang, namun lebih dari itu dengan bermain terbukti dapat melatih perkembangan dan pertumbuhan agar lebih optimal. Namun dengan catatan mainan bayi yang mainkan sesuai dengan tumbuh kembangnya.

Mainan edukatif bermanfaat untuk menstimulus dan mengembangkan rasa percaya diri dan meningkatkan kecerdasan bayi. Sekarang ada banyak jenis permainan edukatif yang bisa Anda beli, baik di toko offline maupun online.

Sebagai orang tua sudah seharusnya memilih yang terbaik untuk buah hati, termasuk mempertimbangkan faktor keamanannya. Pastikan mainan yang diberikan kepada anak aman dan tidak membahayakan. Seperti kita ketahui ada beberapa zat berbahaya yang ditemukan pada mainan yang dijual bebas dipasaran, seperti : zat merkuri, timbale, chromium dan cadmium.

Jangan ambil resiko, sebaiknya simak tips membeli mainan yang aman untuk buah hati Anda berikut ini.

Baca juga: Jenis-Jenis Mainan Bayi Usia 3-6 Bulan

Pertimbangan Umum

Ada beberapa bahan pertimbangan umum saat memilih mainan bayi yang aman, yaitu:

  • Mainan dapat dicuci
  • Mainan diberi cat yang tidak mengandung zat logam timah
  • Mainan memiliki label dan tidak mengandung zat beracun.

Bahan pertimbangan lainnya yang tidak kalah penting adalah:

  • Memiliki kualitas yang baik
  • Sesuai dengan usia dan perkembangan buah hati

Memilih Mainan Sesuai Dengan Usia

Memilih mainan anak terutama yang masih balita minimal memiliki diameter 3 cm, panjang 6cm. Hal ini dimaksud agar anak tidak mudah menelannya. Hindari mainan seperti: kelereng, koin atau bola yang diameternya 4,5cm atau lebih kecil. Jika tertelan bisa menyumbat pernafasan dan berbahaya untuk keselamatannya.

Perhatikan Kondisi Mainan

Apabila mainan yang Anda beli menggunakan baterai, pastikan baterainya tertutup rapat dan skrupnya terkunci dengan kencang. Kecelakaan yang disebakan karena baterai bisa meyebabkan masalah yang serius.

Perhatikan bahannya, hindari mainan yang mudah patah, ujungnya lancip, tajam atau memiliki bagian yang mudah lepas karena ditarik dan tidak memiliki benang yang panjangnya lebih dari 18 cm. Apabila mainan memiliki roda yang bisa digunakan, contohnya sepeda, sebaiknya pilih yang sesuai dengan usianya.

Setelah selesai membeli mainan untuk anak, sebaiknya beri penjelasan terlebih dulu bagaimana cara memainkannya. Beri juga penjelasan apa yang tidak boleh dilakukan. Ketelitian orang tua dalam hal memilih mainan yang aman merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk menghindari masalah yang bisa menyebabkan bahaya bagi si kecil.

Selain memberikan mainan bayi ada baiknya orang tua turut mengawasi anak saat mereka sedang bermain. Ada banyak manfaat jika orang tua ikut bermain, yaitu dapat membangun kedekatan dengan anak, mengarahkan anak dan memberikan stimulus yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangannya secara optimal.

Be the first to comment on "Tips Penting Memilih Mainan Bayi Yang Aman"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*