Tips Perawatan Bayi, Memotong Kuku yang Benar

Di awal kelahiran kuku bayi begitu kecil, seiring waktu kuku-kukunya tumbuh dengan cepat terutama kuku pada jari-jari tangan. Memotong kuku merupakan salah satu usaha perawatan bayi yang dilakukan agar kebersihan dan kesehatannya selalu terjaga.

Memotong kuku bayi terkadang menjadi kegiatan yang menegangkan. Tidak sedikit ibu yang merasa takut, tidak percaya diri saat memotong kuku mungil bayinya. Takut kalau memotong terlalu pendek, takut bisa menyakitinya.

Namun demi kebersihan dan kesehatannya memotong kuku harus dilakukan agar kotoran yang menempel di kuku hilang. Perlu Anda ketahui kotoran yang menempel di sela-sela kuku mengandung banyak bakteri. Berikut tips yang bisa Anda lakukan jika Akan memotong kuku bayi:

Lakukan Secara Teratur

Ada pendapat di masyarakat memotong kuku bayi harus dilakukan saat bayi memasuki usia 4 bulan. Hal tersebut tidak benar, memotong kuku bayi tidak ada aturannya. Bila kuku bayi sudah panjang dan runcing sebaiknya segera potong kuku lebih pendek dan bersih.

Kuku adalah bagian tubuh yang mengalami perkembangan cukup cepat. Sehingga kegiatan perawatan bayi harus dilakukan secara rutin. Jika harus menunggu terlalu lama ditakutkan melukai kulitnya. Karena bayi yang masih mungil senang mengusap-usap wajahnya menggunakan tangannya.

Gunakan Alat Pemotong Kuku Khusus Bayi

Alat pemotong kuku bayi berbeda dengan orang dewasa. Sebaiknya gunakan alat pemotong khusus bayi yang ukuran dan bentuknya disesuaikan dengan kuku-kukunya yang mungil.

Baca juga: Tips Memandikan Bayi yang Tepat Agar Terhindar Dari Cidera

Bentuk potongan kuku bayi umumnya berujung bundar. Menggunakan alat khusus memungkinkan bayi tidak terluka. Sebelum digunakan pastikan peralatan dalam kondisi yang bersih dan higienis. Jangan memotong kuku bayi dengan gunting karena beresiko melukai jarinya.

Waktu Memotong Kuku Harus Tepat

Seringkali ada bayi tidak mau diam bahkan ada juga yang menolak kukunya dipotong. Maka sebaiknya pilih waktu tertentu yang tepat, misalnya saat bayi tenang atau sedang tidur. Tidur adalah waktu yang tepat, Anda bisa lebih lelusasa dan tenang.

Waktu yang tepat lainnya untuk memotong kuku adalah setelah selesai mandi. Tekstur kuku setelah mandi lebih lunak sehingga lebih mudah dipotong. Selain itu pastikan cahaya cukup ruangan tempat memotong kuku cukup terang. Jangan memotong kuku diruangan yang temaran, ditakutkan kuku yang dipotong terlalu pendek atau penjepit kuku mengenai kulitnya.

Sama halnya dengan orang dewasa, kuku yang dipotong terlalu pendek bisa menimbulkan rasa sakit dibagian jarinya. Sementara itu memotong kuku yang hasilnya masih panjang akan membuat bayi rentan terkena goresan dari kukunya. Untuk itu potong kuku bayi secukupnya jangan terlalu pendek atapun panjang. Selamat mencoba!

Be the first to comment on "Tips Perawatan Bayi, Memotong Kuku yang Benar"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*